POLITIK

Demi Maluku, Murad Ismail Pilih Akhiri Karir di Kepolisian

Bakal calon gubernur Maluku Murad Ismail didampingi istri dan wakilnya Barnabas Orno saat memberikan keterangan kepada waratwan usai mendaftar di kantor KPU Maluku, Rabu (10/1/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Bakal calon Gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail mengungkapkan alasannya maju di Pilgub Maluku dan memilih mengakhiri karirnya sebagai perwira tinggi Polri.

Menurut Murad keputusannya untuk ikut mencalonkan diri di Pilkada Maluku 2018 hanyalah untuk membangun dan memajukan provinsi Maluku agar bisa berdiri sejajar dengan provinsi lain di Indonesia dan mampu keluar dari masalah kemiskinan.

“Karena kemiskinan. Tahun 2011 nomor 3 sekarang nomor 4 setelah Papua, Papua Barat dan NTT,”kata Murad kepada waratwan usai mendaftar di Kantor KPU Maluku,Rabu (10/1/2018).

Murad mengaku jabatannya di Polri sangatlah strategis yakni sebgaai Komandan Korps Brimob Polri, namun dia rela melepaskan jabatan tersebut karena telah berniat kembali ke Maluku untuk membangun daerahnya itu.

“Saya pensiun masih dua tahun lagi, dan jabatan saya adalah jabatan yang paling strategis di kepolisian, kenapa saya tinggalkan ini semua karena tadi niat saya itu. Saya merasa berdosa kalau saya tidak kembali membangun Maluku,”ungkapnya.

Dia mengaku saat inilah kesempatan terbaik baginya untuk membangun Maluku dari ketertinggalan. “Alah SWT, Tuhan yang maha esa telah kasih saya kelebihan, Network yang baik dan ini kesmepatan saya untuk membangun Maluku, karena kalau menunggu sampai pensiun kesempatan tidak datang dua kali,”ujarnya.

Dia pun menyebut jika dirinya telah melayangkan surat permohonan pengunduran diri ke Kapolri sejak tanggal 7 januari lalu. Menurutnya pada saat penetapan oleh KPU nanti dia akan menghadap Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian sekalhus untuk meminta restu untuk maju di Pilgub Maluku.

“Kemarin saya telah menandatangani permohonan pengunduran diri dari kepolisian dan saya sudah kirim ke Kapolri,”ujanrya.

“Nanti pada saat penetapan saya akan menghadap Kapolri dan saya akan minta rekom bukan saja rekom dari partai tapi juga dari kepolisian bahwa Kapolri mengizinkan saya mengikuti Pilkada, itu berarti saya telah resmi mundur dari kepolisian,”jelasnya. (SMJ)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top