KRIMINAL

Dihukum Secara Adat, Pemerkosa Mahasiswi KKN di Morela Langsung Diusir dari Kampung

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Begitulah kondisi yang dialami oleh Fadli Thenu alias Eki (23) pria asal Desa Morela, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah yang memerkosa seorang mahasiswi KKN di desa tersebut.

Akibat perbuatan bejatnya itu, Fadli tidak hanya meringkuk di balik jeruji besi, namun kini dia juga tidak bisa kembali lagi ke desanya meski masa hukumannya telah beralhir di penajara. Itu lantaran Pemerintah desa ikut menghukumnya secara adat.

“Menjatuhkan sanksi adat mengusir dan melarang saudara Fadli Thenu alias Eki untuk kembali ke Negeri Morela,”kata Raja Morela H Sialana Yunan melalui pernyataan sikap pemerintah Negeri Morela, Senin (20/11/2017).

Pernyataan sikap itu ikut ditandatangani oleh Saniri Negeri (pemangku adat) Morela serta penghulu masjid setempat. Dalam pernyataan sikap itu pemerintah Negeri Morela bersama seluruh elemen masyarakat di desa tersebut mengutuk ekras perbuatan Fadli.

“Seluruh elemen masyarakat Negeri Morela mengutuk keras aksi kekerasan seksual yang dilakukan saudara Fadli Thenu alias Eki terhadap saudari EV,”tegas Sialana dalam pernaytaan tersebut.

Dia mengungkapkan, perbuatan tersangka merupakan persoalan personal dan tidak mewakili sikap pendapat masyarakat Morela. Menurutnya masyarakat Morela berpihak kepada kebenaran dan tidak menolerir perbuatan tersangka.

“Kami meminta aparat penegak hokum memproses kasus kekerasans eksual tersebut secara tegas dan menghukum saudara Fadli Thenu alias Eki dengan hukuman yang seberat-beratnya,”pinta Sialana.

Dalam pernyataan itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Morela, Sialana juga meminta maaf kepada keluarga korban dan kampus tempat korban menimba ilmu selama ini.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan civitas akademika tempat korban menimba ilmu,”ujarnya.

Untuk diketahui, aksi pemerkosaan yang dilakukan Fadli tehradap korban terjadi pada Rabu pecan lalu. Berawal saat Fadli menemui korban di posko KKN di Negeri Morela, dia datang dan berkenalan dengan korban selanjutnya mengajaknya jalan dengan sepeda motor menuju lokasi wisata Lubang Buaya.

Namun dalam perjalanan, keduanya mengalami kecelakaan hingga terjatuh. Saat itu korban lalu meminta agar dia dipulangkan ke Posko KKN, namun tersangka bersikeras dan beralasan dia ingin menemui orangtuanya untuk meminta uang perbaikan sepeda motor.

Korban yang percaya lalu menuruti ajakan tersangka. Dalam perjalanan pelaku mengungkapkan isi hatinya untuk menjadi kekasih. Dia berjanji akan menikahi korban. Namun korban menolak, sehingga tersangka langsung marah.

Saat itulah Fadli lalu mencekik leher korban dan langsung memerkosanya. Pelaku yang saat itu dipengaruhi minuman keras juga sempat mengancam akan membunuh korban jika tidak menuruti hawa nafsunya.

Setelah kejadian itu, korban lalu melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Polsek Leihitu. Aparat kemudian menangkap pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka.
(SME)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top