AMBOINA

Dua Fraksi Tolak Kunjungan ke Belanda, Wali Kota tidak Mau Ambil Pusing

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Dua fraksi di DPRD Kota Ambon yakni fraksi Partai Demokrat dan fraksi Partai Gerindra secara tegas menolak rencana kunjngan kerja wali kota Ambon, Richard Louhenapessy bersama rombongan ke Belanda.

Dua fraksi tersebut berpandangan kunjungan tersebut hanya akan menghamburkan uang rakyat. Itu karena kunjugan tersebut ikut melibatkan sejumlah anggota DPRD Kota Ambon sehingga dirasa akan membebani keuangan daerah.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang dimintai tangapannya soal penolakan kedua fraksi tersebut mengaku tidak mau ambil pusing.

“Ketua fraksi di DPRD walk out oh saya tidak tahu saya ngga ada urusan dengan itu dan tidak ada hubungan dengan itu yah yang mau walk out saya tidak ada urusan,”tegas dia.

Dia menegaskan bahwa perjalan ke Belanda itu bukan untuk menghambur-hamburkan uang rakyat sebagaimana yang dituduhkan namun untuk melihat cara pengelolaan air bersih yang dikelolah oleh negara tersebut.

“Buat saya ini kesempatan kalau ini mau saya pergi ngga ada urusan saya tapi ini untuk kepentingan rakyat Kota Ambon ini air besih untuk kepentingan masyarakat, mereka walk out, mungkin mereka tidak peka terhadap rakyatnya,”kesalnya.

Dia sendiri tidak mau ambil pusing dengan kritik yang disampaikan dua fraksi yang melakukan penolakan. Sebab kata dia kunjungan tersebut demi kepentingan masyarakat kota Ambon.

“Terserah saja terserah saja orang menilai you bikin apa disini orang anggap itu buang-buang uang, nanti kita lihat manfaatnya yah. You pergi ke Dobo saja perlu uang apalagi ke Belanda,”sindirnya.

Dia mengaku meskipun ada fraksi yang tidak mendukung kunjungan tersebut namun ada sejumlah anggota dewan lainya yang mau turut terlibat bersam dengan dirinya.

”Ada tujuh fraksi mau pergi, ini bukan saya punya kepentingan tapi kepentingan rakyat karena 10 tahun ke depan ini air akan menjadi masalah serius di Ambon ngga ada urusan dengan politik,”cetus dia. (SMD)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top