AMBOINA

Imigrasi Ambon Pulangkan 10 Nelayan Asal Filipina ke Nagara Asalnya

Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Maluku, Priyadi memberikan arahan kepada 10 WNA asal Pilipina saat proses pemulangan mereka di Kantor Imigrasi Kelas I Ambon, Selasa (24/10/2017)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kantor Imigrasi Kelas I Ambon, Selasa (24/10/2017) memulangkan sebanyak sepuluh Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina ke negara asalnya.

Proses pemulangan 11 WNA itu dilakukan setelah Kantor Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Maluku dan kantor Imigrasi Ambon berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Filipina di Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Sepuluh WNA Filipina yang dipulangkan itu umumnya adalah nelayan. Selain memulangkan WNA asal Filipina, kantor Imigrasi kelas I Ambon juga ikut memulangkan seorang WNA asal Thailand ke Negara asalnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM, Provinsi Maluku, Priyadi mengatakan, 10 WNA Filipina yang dipulangkan itu merupakan bagian dari 48 WNA Filipina yang sebelumnya di tahan oleh pihaknya.

”Jadi, selain kami koordinasi, pihak Konjen Filipina juga mengunjungi Kota Ambon beberapa waktu lalu untuk memastikan bahwa apakah benar mereka adalah warga Negara Filipina. Setelah itu baru kita proses berkas mereka untuk dipulangkan hari ini.”ujar Priyadi, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Ambon, M.Budi kepada sejumlah wartawan, Selasa,( 24/10/2017).

Menurut Priyadi, sesuai rencana 12 WNA yang harusnya dipulangkan akan tetapi karena ada kendala lain sehingga WNA Filipina yang baru dipulangkan pada tahap pertama hanya 10 orang.”Sisianya nanti akan dipulangkan lagi. Saat ini proses pemulangan masih terus dilakukan karena itu bertahap,”terangnya.

Sementara untuk WNA asal Thailand , Priyadi mengaku pihaknya terpaksa memulangkannya ke Negara asalnya karena ijin tinggal dan seluruh dokomen keimigrasiannya sudah tidak berlaku lagi.” Untuk WNA Thailand ini dia berinisiatif sendiri untuk lapor ke Imigrasi Ambon. Atas inisiatifnya itu kami kemudian proses berkasnya, serta berkoordinasi dengan Kedutaan Thailand untuk dipulangkan ke negaranya.”ungkap Priyadi.

Dia mengatakan, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Filipina, telah menjalin perjanjian kerjasama penanganan masalah Keimigrasian antarkedua negara. Atas kesepakatan itulah Pemerintah Indonesia memastikan bahwa keberadaan WNA Filipina di Indonesia harus diperlakukan dengan baik, begitupun keberadaan WNI di Filipina juga harus diperlakukan dengan baik.

Ke-10 WNA Filipina ini akan diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Garuda. Selanjutnya dari Jakarta kemudian diterbangkan ke Negaranya.(SMN)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top