AMBOINA

Ini Pemicu Bentrokan di Batu Merah yang Tewaskan Seorang Pelajar SMA

Kapolres Pulau Ambon, AKBP Harold Huwae

AMBON-Kepala Polres Pulau Ambon, AKBP Harold HUwae menngungkapkan bentrok antarwarga di kawasan Batu Merah Kecamatan Sirimau yang menewaskan seorang pelajar bernama Ibnu Kusuma dipicu oleh masalah pencopetan.

“Jadi awal kejadian itu dipicu dari perampasan hanphone dan pemukulan terhadap pemuda batu merah di kawasan Ongkoliong,”kata Harold kepada waratwan, Jumat (13/1/2017).

Dia menjelaskan buntut dari perampasan dan penganiayaan itu berselang beberapa saat kemudian langsung terjadi konsentrasi massa di Desa Batu Merah. Saat itulah aparat yang mengetahui insiden itu langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Setelah itu aparat langsung mendatangi lokasi kejadian. Jadi di lapangan itu ada dari anggota PRC dan TNI BKO dari kesatuan 734,”ungkapnya.

Menurut Harold saat ini polisi masih mengejar para pelaku penganiayaan terhadap sejumlah pemuda Batu Merah. Pengejaran dilakukan hingga ke Gedung Putih kawasan Mardika yang ditengarai sebagai lokasi tempat tinggal para pelaku.

“Tapi mereka semua sudah lari. Jadi awaknya ada pemukulan, itu yg nanti akan kita usut,”katanya.

Menurut Harold, pascainsiden itu aparat gabungan juga telah menyisir kawasan Gedung Putih pasar Mardika,”Informasi dari mayarakat kan pemicu masalah ini dari mereka di Gedung Putih, jadi kita langsung lakukan penertiban tadi,Cuma mereka sudah lari semua,”terangnya.

Bentrok antarwarga di kawasan Batu Merah menyebabkan seorang pelajar SMA bernama Ibnu Kusuma meninggal dunia setelah terkena tembakan di bagian bahu. Sementara seorang warga lainnya M Yasin Syukur menderita luka tembak dibagian tangan dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Ambon. (KOMPAS.com)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top