KRIMINAL

Kepsek SMAN 7 Saparua Lakukan Pungli Terhadap Sisiwanya

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com- Kepala Sekolah (Kepksek) SMP Negeri 7 Saparua Kabupaten Maluku Tengah Sartje F Sopacua diduga telah melakukan praktek pungutan liar terhadap para siswanya.

Praktek kotor itu dilakukan Sopacua dengan cara memungut uang seneilai ratusan ribu rupiah dari setiap siswanya yang lulus dari sekolah tersebut beberapa bulan lalu.

Asisten Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Jacoba Noya kepada waratwan mengungkapkan praktek kotor yang dilakukan Sopacua itu adalah bentuk pungli yang tidak dapat dibenarkan.

“Siswa yang baru lulus kemarin diminta uang sebesar Rp 300 ribu per siswa dan juga uang lapangan Rp 100 ribu per siswa,”beber Asisten Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Jacoba Noya, kepada wartawan di ruangan kerjanya, Kamis (19/10).

Dia mengaku jumlah keseluruhan pungutan yang dibebankan per siswa sebesar Rp 400 ribu terhadap sebanyak 68 siswa yang lulus dari sekolah tersebut.”Maka yang terkumpul dari pungutan tersebut sebesar Rp20.400.000,”terangnya.

Terkait masalah itu, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada Sopacua namun dia tidak beresdia memnuhi panggilan tersebut.

“Karena sebelumnya kami telah melayangkan surat panggilan terhadap kepsek tersebut namun kepsek tersebut tidak datang sesuai dengan waktu panggilan yang dilayangkan kami, maka kami menggunakan pemberitaan ini sebagai laporan inisitaif kemudian kami kembali memanggil kepsek tersebut untuk kedua kalinya,”terangnya.

Dia mengaku pada Kamis (19/10/2017) ini pihaknya telah berhasil memanggil kepsek tersebut serta bertemu langsung di kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku dengan tujuan menjelaskan persoalan tersebut. (SME)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top