MALUKU

Mendagri Imbau Calon Kepala Daerah Berkompetisi Secara Sehat

Kabag Humas Pemerintah Provinsi Maluku, Bobby Kin Palapia

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau semua calon kepala daerah yang akan maju di pemilihan keala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 termasuk di Maluku agar dapat berkompetisi secara sehat.

Tercatat ada sebanyak sembilan poin himbauan yang disampaikan Mendagri agar para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat berkompetisi secara sehat. Himbauan itu juga diterima oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

Kepala Bagian Humas Setda Maluku Bobby Palapia himbauan Mendagri ini berkenaan dengan pembinaan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 347 nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta memperhatikan Pasal
18, Pasal 68, Pasal 133A, Pasal 166 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah menjadi Undang-undang,” ujar Palapia, mengutip alasan himbauan tersebut.

Menurut Palapia dalam himbauan itu, Mendagri mengharapkan pasangan bakal calon, berperan aktif untuk mewujudkanPilkada yang demokratis, sehingga menghasilkan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berlegitimasi kuat, berkompeten, dan berintegritas tinggi.

Kedua, lanjut Palapia, pasangan calon diminta mematuhi semua regulasi tentang penyelenggaraan Pilkada. Selanjutnya melaksanakan rangkaian jadwal kampanye yang ditetapkan KPUD setempa dengan mengedepankan kampanye sehat, menghindari kampanye hitam (black campaign), politik uang (money politic), fitnah dan ujaran kebencian (hate speach).

“Dan tidak menyentuh isu Suku – Agama – Ras – Antar Golongan (SARA), serta mengutamakan konsep, program dan gagasan yang cerdas,”ujarnya.

Keempat, tambah Palapia, Mendagri meminta agar pasangan calon diharapkan ikut serta menjaga stabilitas sosial, politik dan keamanan dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta ikut mendorong partisipasi pemilih.
Kelima, Mendagri meminta pasangan calon, untuk menyusun visi dan misi calon Kepala Daerah yang selaras antara pembangunan Daerah Kabupaten / Kota dan Provinsi dengan Kebijakan Nasional.

Mendagri lanjut Palapia juga berharap pasangan calondapat menjaga keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum, dengan tidak melakukan pawai dengan kendaraan di jalan umum, tidak menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan untuk berkampanye, tidak merusak dan/atau menghilangkan Alat Peraga Kampanye, tidak menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan Pemerintah Daerah.

“Serta menghindari kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perseorangan, kelompok masyarakat dan/atau Partai Politik,”paparnya.

Selanjutnya, Mendagri juga meminta kepada pasangan calon, untuk bersikap profesional dengan siap menang dan siap kalah dalam Pemilihan Kepada Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah.

Selanjutnya sebut Palapia, Mendagri meminta pasangan calon, agar menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan apabila ditemukan pelanggaran dalam Pilkada kepada lembaga yang ditunjuk dan tidak melakukan aksi protes secara berlebihan, menebar teror dan intimidasi kepada penyelenggaraan Pilkada.

Terakhir, Mendagri meminta pasangan calon, supaya memberikan pemahaman kepada tim sukses dan para pendukung/simpatisan untuk ikut serta menciptakan iklim yang kondusif pada pelaksanaan Pilkada.

“Demikian himbauan yang disampaikan Mendagri, dan diharapkannya menjadi perhatian kita bersama dalam membangun Demokrasi yang lebih baik di Indonesia,” pungkas Palapia.(SMJ)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top