NASIONAL

Menteri Luhut Ajak Warga Jaga Kebersihan Laut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan banyak nelayan di indonesia kerap menjadikan laut sebagai tempat membuang sampah. Diapun mengajak semua masyarakat agar dapat menjaga kebersihan laut.

Menurutnya kurangnya kesadaran masyarakat soal lingkungan laut menjadikan laut indonesia tercatat sebagai laut yang paling kotor setingkat dibawa China.

“Kita katanya negara paling kotor dengan sampah plastik setelah China, kenapa? karena kita negara kepulauan jadi dari mana-mana nih. Kedua kita kurang disiplin kapal buang sampah di laut, nelayan kita juga buang sampah di laut,”katanya kepada waratwan di Lapangan Merdeka Ambon, Minggu sore (17/9/2017).

Dia menjelaskan sampah yang mengotori laut di Indonesia kebanyakan dibuang dari darat. Karena itu dia meminta semua pihak untuk dapat bekerjasama guna mengatasi masalah tersebut.

“Sampah dari darat itu hampir 80 persen masuk ke laut jadi kita semua harus kerja bersama,”katanya.

Menurutnya pencemaran laut karena sampah akan sangat berdampak bagi generasi bangsa di kemudian hari. Pencemaran laut yang diakibatkan oleh sampah juga akan menjadi penyebab berbagai penyakit termasuk membuat masyarakat menjadi bodoh.

“Karena jika tidak akan merusak generasi yang akan datang karena kesehatan.Karena kalau orang yang makan ikan yang sudah makan sampah plastik itu bisa kena kangker, imunologinya kurang kemudian bisa bodoh dan sebagainya,”ungkapnya.

Menteri Luhut berada di Kota Ambon dalam rangka menghadiri acara pembukaan event Tour de Molvccas di Kota Ambon. Dia juga mengimbau kepada warga Kota Ambon untuk menjaga kebersihal lingkungan khsuusnya di laut.

“Tadi juga sudah kita kampanyekan soal kebersihan plastik supaya jangan dibuang ke laut, itu nanti dikumpulkan untuk dibuat campuran aspal sehingga aspalnya lebih bagus lingkungannya baik kesehatannya juga bagus, turis datang melihat,”ungkapnya.(SMG)

 

Click to comment

BERITA POPULER

To Top