MALUKU

Oknum Pejabat di Malteng Paksa Ibu Guru di Banda Berselingkuh, Ancamannya Mutasi Jika Menolak

ilustrasi

MASOHI,SERAMBIMALUKU.com-Seorang oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) berinisia UD benar-benar ‘gatal’. Bagaimana tidak meski sudah memiliki anak dan istri dia masih saja ingin berselingkuh.

Niat jahat UD akhirnya dibongkar lantaran, JM salah seorang oknum guru PNS yang selama ini di incarnya merasa tertekan dengan sikap tak sopan oknum pejabat tersebut. JM menjadi sangat tertekan lantaran UD kerap mengancam akan memutasi ibu guru yang saat ini mengajar di Kecamatan Banda itu ke tempat lain jika tidak menuruti permintaannya.

“Dia JM berulang kali meneror saya bahkan mengancam akan memutasi dan memecat saya jika tidak menuruti keinginannya,”kata UD kepada waratwan, Kamis (23/11/2017).

JM mengaku dia dan UD selama ini hanya saling kenal sebagai guru PNS dan pegawai di Dinas Pendidikan Malteng. Namun situasi mulai berubah setelah UD yang mengetahui kalau korban belum menikah mengungkapkan rasa ketertarikannya kepada korban.

Menurut JM, saat menyampaikan isi hatinya itu, UD mengaku kalau dia belum menikah, oknum pejabat itu juga mengaku kalau dia akan menjalani hubungan yang serius jika JM mau menerimanya. Namun menurut JM, saat itu dia tidak langsung mengiyakan perasaan UD karena masih ragu.

“Tapi dia (UD) terus memaksa, bahkan mengaku belum menikah. Saya tidak langsung percaya dan terus cari tahu. Hingga akhirnya semua terungkap, ternyata dia sudah berkeluarga,” ujar JM.

JM mengaku setelah mengetahui status UD yang sudah berkeluarga, dia langsung terus menghindar. Namun upayanya itu sia-sia, sebab UD malah makin nekat dan terus berupaya meraih cintanya. Berulang kali UD bolak-balik Banda sehingga dia merasa terintimidasi.

“Jujur saja saya sangat tertekan dengan semua ini, saya juga merasa tidak nyaman karena UD mengaku sudah menikah siri dengan saya,”kesalnya.

Dia mengaku meski telah menghindar namun UD terus mengejarnya dengan berbagai cara. Korban mengaku hingga kini masih terus dihubungi UD, bahkan dia mengaku masih terus diancam. “Katanya saya akan dipindah tugaskan atau diberhentikan. Saya khawatir jangan sampai hal itu benar-benar dilakukan,” kata JM.

Dia pun meminta UD agar berhenti melakukan aksi konyolnya itu, karena dia tidak akan segan-segan melaporkan kejadian yang dialaminya itu langsung ke pimpinan UD di Masohi,”Saya memberikan kesempatan kepadanya untuk berhenti dengan semua ini kalau tidak akan saya adukan masalah ini semua ke Bupati dan Kepala Dinas,”ancamnya (SMH)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top