AMBOINA

Pemkot Ambon Ancam Polisikan Penebar Informasi Hoaks di Maysarakat

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Pemerintah Kota Ambon mengancam akan mempolisikan para penebar hoaks atau berita bohong melaui berbagai media sosial hingga menyebabkan terjadinya keresahan di masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menanggapi masih beredarnya sejumlah informasi liar tentang adanya kemungkinan gempa bumi besar disertai bencana tsunami di Kota Ambon.

“Kita sudah mengidentifikasi nomor-nomor mereka, semuanya sudah terdata, dan kita minta mereka para penebar informasi hoaks ini agar berhenti menyebar kebohongan, karena kalau tidak kami akan tempuh jalur hukum,”tegas Richard saat memberikan keterangan kepada waratwan di Ambon, Sabtu (4/11/2017).

Menurut Richard informasi yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab itu sangat meresahkan masyarakat. Dia juga menyebut bahwa para pelaku penyebar hoaks itu tidak ubahnya seperti provokator.

“Berita-berita hoaks ini sangat meresahkan masyarakat, dan cara-cara ini seperti provokator,”katanya.

Sejak gempa mengguncnag Kota Ambon Selasa lalu, beredar berbagai informasi di masyarakat kalau Ambon akan dilanda gempa yang lebih besar dan juga bencana tsunami. Isu ini berkembang luas di masyarakat hingga membuat warga menjadi resah.

Sejumlah instansi berwenang seperti BMKG, BPBD berulang kali menyampaikan lewat media maupun secara langsung ke masyarakat kalau informasi yang beredar itu adalah hoaks. Termasuk Wali Kota dan juga Gubernur Maluku.

“Jadi kalau mereka tidak mau berhenti menyebar informasi hoaks kita akan lapor ke polisi,”tegasnya. (K54-12)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top