MALUKU

Pemprov Maluku Bayar Utang Pihak Ketiga

Kabag Humas Pemerintah Provinsi Maluku, Bobby Kin Palapia

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Pemerintah Provinsi melalui BPKAD telah memproses pembayaran hutang pihak ke tiga.
Pembayaran mulai dilakukan secara bertahap sejak Jumat pekan lalu, hingga saat ini. Proses pembayaran utang itu dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kabag Humas Setda Maluku Bobby Palapia, mengatakan utang pemerintah provinsi itu terjadi dipengaruhi karena adanya defisit keuangan Pemprov. Menurut dia defisit terjadi karena Pendapatan Daerah tidak memenuhi target yang ditentukan.

“Sehingga menyebabkan DAU sebesar Rp 10 miliar belum terealisasi, dana bagi hasil dari pemerintah pusat berupa pajak dan hasil sumber daya alam sebesar Rp 68 miliar juga belum teralisasi,” kata Palapia kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/1/2018).

Selain itu menurut Palapia, defident Bank Maluku Maluku Utara sebesar Rp 98 Miliar tidak bisa dicairkan karena berdasarkan hasil RUPS defident tersebut akan di gunakan sebagai penambahan modal.

Faktor lainnya berupa estimasi pegawai yang dialih statuskan dari pemerintah kota dan pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi, ditambah lagi anggaran persiapan Pilkada 2018 ke KPU Rp 40 Miliar menjadi faktor- faktor terjadinya defisit.

Ia mengingatkan, walaupun berdasarkan hasil rapat bersama dengan DPRD beberapa waktu lalu telah di sarankan, agar pemprov meminjam uang dari Bank Maluku untuk melunasi utang Rp 177 miliar ke pihak ketiga, namun sampai saat ini keuangan pemprov masih cukup untuk melunasi hutang tersebut. (SMH)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top