KRIMINAL

Perkosa Anak Tiri, Kepala Dusun Wamsait 15 Tahun di Bui

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kepala Dusun Wamsaid, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Muhammad Lesbata divonis selama 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (7/2/2018).

Lesbata divonis bersalah karena terbukti menyetubuhi anak tirinya sendiri yang masih dibawah umur. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga menghukum Lesbata membayar denda sebesar Rp 200 juta subside empat bulan kurungan penjara.

“Memvonis terdakwa Muhammad Lesbata dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda sebear Rp 200 juta subside empat bulan kurungan penjara,”kata Ketua Majelis Hakim, Tarigan saat membacakan amar putusannya.

Menurut Tarigan, Lesbata secara sah dan meyakinkan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tirinya sendiri yang masih dibawa umur. Perbuatan terdakwa itu  telah melanggar Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa ini sama  dengan tuntutan hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelunya menuntut terdakwa agar dipenjara selama 15 tahun.

Terdakwa melancarkan aksi tidak senono kepada korban yang baru berusia 16 tahun itu secara berulang kali di kamar korban sejak tahun 2016  hingga tahun 2017 lalu.

Aksi kejahatan terdakwa akhirnya terbongkar setelah korban yang tidak tahan lagi dengan perbuatan ayah tirinya itu menceritakan penderitaan  yang dialaminya itu kepada kakak perempuannya.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian, dan akhirnya terdakwa diporses hokum sampai pada akhirnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara (KOMPAS.com)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top