MALUKU

Polres Malra Kantongi Sejumlah  Calon Tersangka Bentrok di Pasir Panjang

LANGGUR,SERAMBIMALUKU.com-Penyelidikan terhadap kasus bentroka antarwarga di lokasi Wisata Pasir Panjang, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara terus dilakukan penyidik kepolisian di daerah itu.

Hingga saat ini sejumlah warga telah diperiksa, penyidik bahkan telah mengantongi sejumlah nama yang bakal ditetapkan sebagai tersangka atas bentrokan tersebut.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Agus Riyanto mengatakan terkait kasus bentrokan antarwarga itu, sejauh ini sudah enam orang yang diperiksa sebagai saksi.

“Polres dan Polsek Kei Kecil untuk Kasus Pembakaran dan pengrusakan sdh 4 saksi sedangkan yang penganiayaan 2 saksi,”kata Agus Selasa (11/9/2017).

Dia mengakui saat ini pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang bakal dijadikan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Meski begitu dia enggan membuka identitas nama-nama alon tersangka dalam kasus itu sebelum gelar perkara dilakukan.

”Untuk tersangka  sudah ada nama akan tetapi kita gelar perkara dulu sebelum tetapkan tersangka,”ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bentrok antarkedua warga desa Ngilgof dan desa Ohoililir yang terjadi pada Minggu petang di kawasan wisata Pasir Panjang menyebabkan lima warga terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Namun menurut keterangan Kapolres, hanya tiga orang yang terluka dalam insiden itu.

Bentrok tersebut dipicu akibat persoalan sengketa lahan di lokasi wisata Pasir Panjang. Buntut dari persoalan itu sejumlah orang tidak dikenal membakar sebuah kafe dan sejumlah tempat istirahat yang ada di lokasi itu hingga terjadilah bentrokan.

Bentrokan yang terjadi di lokasi wisata pasir panjang itu, memaksa para pengunjung kocar kacir menyelamatkan diri. Bentrokan dapat diatasi setelah aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian dan membubarkan masa yang terlibat pertikaian.

Usai bentrokan itu polisi langsung berkoordinasi dengan kedua pihak yang terlibat pertikaian untuk mendamaikan kedua belah pihak. Saat ini kondisi kedua desa telah kondusif kemabli meski begitu, polisi telah membangun pos pengamanan di erbatasan kedua desa untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali. (SMG)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top