POLITIK

PPP Tunggu Sinyal Koalisi Sebelum Putuskan Rekomendasi

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Romahormuziy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com –Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muchammad Romahurmuziy mengungkapkan partainya baru akan mengeluarkan rekomendasi untuk Pilgub Maluku setelah menjajaki koalisi dengan partai lain.

“PPP Tidak bisa sendiri, kami harus melakukan koalisi, dengan sejumlah partai politik lain. Untuk itu DPP sudah mulai melakukan komunikasi dengan Partai lain untuk mengusung antara kedua calon itu (Said Assagaff dan Murad Ismail), agar supaya bisa disinergiskan, ” jelasnya kepada waratwan usai memberikan kuliah tamu di Kampus IAIN Ambon, Rabu (18/10/2017).

Dia mengaku, komunikasi politik yang dibangun PPP dengan sejumlah partai lainnya terus dilakukan untuk lebih membangun koalisi. Bukan hanya itu, pihaknya juga akan membahas kontrak-kontrak politik dengan kedua kandidat apabila, nantinya diusung oleh PPP pada Pemilihan Gubernur 2018 mendatang.

“Semua proses untuk sementara ini masih terus berlangsung, dan DPP masih terus melakukan tahapan -tahapan guna memberikan rekomendasi. Kalau tidak ada halangan lagi, kemungkinan besar PPP sudah akan menentukan pilihannya sebelum bulan Desember 2017 mendatang,” tuturnya.

Disinggung mengenai siapa yang menguat di DPP untuk diusung PPP, dia mengaku, hingga saat ini baik Murad maupun Assagaff masih memiliki posisi yang sama di DPP PPP. ” Kedua calon ini sama-sama memiliki pengaruh yang besar dan sama sama memiliki peluang yang besar di PPP. Untuk itu kita tunggu saja hasilnya nanyi,” terangnya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh kader partai agar tetap menghargai keputusan partai.,” Kader partai harus mengamankan dan berjuang memenangkan siapa saja yang akan diusung oleh Partai nantinya. Untuk itu, saya tegaskan kepada semua kader agar tetap satu suara dengan apa yang diputuskan oleh partai dan tidak ada gerakan lain,” tegasnya.

Menurutnya setiap keputusan tentu tidak akan menyenangkan hati semua kader partai, sebab, dia mengaku setiap kader partai yang ada telah memiliki jagoanya masing- masing dalam pentas pemilihan Gubernur Maluku 2018 mendatang. Tapi, Sambungnya itu tidak bisa menjadi alasan untuk menentang keputusan yang ditetapkan partai.

“Kalau dalam putusan itu, ada yang menginginkan pak Murad dan ada yang ingin Incumbent untuk diusung PPP, namun semua itu akan dilihat dari penilaian DPP, dan siapapun yang diusung nantinya, itulah dia yang dianggap terbaik oleh partai dan wajib diperjuangkan untuk menang di PIlgub Maluku, ” terangnya. (SME)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top