AMBOINA

SK Penjabat Bupati Malteng Sudah Fix, Gubernur Tinggal Melantik

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengaku sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) penjabat Bupati Maluku Tengah (Malteng), menggantikan Bupati Abua Tuasikal dan Wakil Bupati, Marlattu Leleurry, sudah mengikuti tahapan Pilkada pada 15 Februari 2017.

“Sudah saya tandatangani SK Penjabat Bupati Malteng,”ungkap Mendagri, usai memberikan kuliah umum di, Sabtu 22 Oktober. Setelah kembalinya di Jakarta pihaknya akan mengirim SK tesebut penjabat Bupati Malteng, untuk selanjutnya dilantik oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Siapa yang menjadi penjabat Bupati Malteng, dirinya tidak menyebutkan hal tersebut, dengan tergesa-gesa dirinya langsung menuju mobil, untuk melanjutkan perjalanan tugas ke Kabupaten Maluku Tenggara, untuk menghadiri puncak acara festival pesona meti kei.

Sebelumnya, Sekda Maluku, Hamin Bin Tahir mengakui Gubernur Maluku telah mengusulkan tiga nama pejabat di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) setempat ke Mendagri untuk dipertimbangkan menjadi Penjabat Bupati Maluku Tengah.

“Kan bupati dan wakil bupati masa jabatan periode pertama berakhir pada 8 September 2017 sedang mengikuti tahapan pilkada sehingga berdasarkan ketentuan perundang-undangan harus mengajukan izin saat kampanye,” ujarnya.

Sekda mengakui, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah merupakan petahana sehingga izin cuti telah ditandatangani Gubernur Said. “Petahana wajib mengajukan izin cuti saat tahapan kampanye dan sudah ditandatangani Gubernur Said,” katanya.

Hanya saja, ia tidak bersedia menyebutkan siapa tiga pejabat yang diusulkan ke Mendagri untuk menjadi Penjabat Bupati Maluku Tengah. “Mendagri masih mempertimbangkannya dan itu sifatnya rahasia sehingga nanti disampaikan setelah disetujui,” ujar Sekda.

Ia juga mengemukakan soal sedang mempersiapkan Penjabat Bupati Buru karena masa jabatan Ramly Umasugi dan Wakil Bupati, Juhana Soedrajat berakhir pada 2 Februari 2017. “Juhana telah disiapkan menjadi Penjabat Bupati Buru sehingga terjamin mekanisme pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial di sana,” tandas Sekda.

Maluku Tengah dan Buru merupakan bagian dari lima kabupaten/kota di Maluku yang menyelenggarakan pilkada serentak kelompok kedua pada 15 Februari 2017.

Pilkada serentak kelompok pertama di Maluku pada 9 Desember 2015 meliputi Kab. Kepulauan Aru, Kab. Maluku Barat Daya (MBD), Kab. Buru Selatan dan Kab. Seram Bagian Timur (SBT).

Sedangkan, Pilkada serentak kelompok ketiga dijadwalkan Juni 2018 yakni Kab. Maluku Tenggara, Kota Tual dan Provinsi Maluku.(SMR)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top