POLITIK

Survei LSI: Elektabilitas Said Assagaff Teratas Tapi Mentok

Peneliti LSI Networking, Ikram Masloman saat memaparkan hasil survei Pilkada Maluku di City Hotel Ambon, Rabu (18/10/2017)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Konsultan Citra Indonesia (KCI)-LSI Networking merilis hasil survei tingkat elektabilitas sejumlh figur yang berpotensi berpeluang maju bertarung di Pilgub Maluku 2018.

Hasilnya calon petahana, Said Assagaff masih berada di posisi teratas dengan persentase tingkat elektabilitas sebesar 32,3 persen. Meski tinggi dari sejumlah figure lainnya, namun angka tersebut dinilai telah mentok.

Peneliti LSI, Ikram Masloman memaparkan meski tingkat elektabilitas yang dimiliki Said Assagaff paling teratas, namun berdasarkan temuan survey elektabilitas Ketua DPD Golkar Maluku itu tidak bergerak naik secara signifikan dan malah stagnan.

“Survei Mei lalu eletabilitas Said Assagaff itu 31,1 persen dan survey terbaru September-Oktober ini elektabilitasnya 32,3 persen. Margin eror yang kita gunakan 3,9 persen jadi jika kenaikan tidak lebih dari margin of eror maka itu stagnan,”ungkapnya saat memaparkan hasil rilis LSI di Hotel City Ambon, Rabu (18/10/2017).

Dia membeberkan dalam survei itu elektabilitas Murad Ismail malah melejit hingga ke posisi dua dengan angka 10,9 persen. Padahal survey sebelumnya Komandan Korps Brimob Polri ini hanya memiliki elektabilitas 1,2 persen.

“Elektabilitas Pak Murad ini naik 9.7 persen, dugaan kami faktornya itu bisa jadi karena sudaha da partai yang memberikan dukungan serta kerja tim yang gencar di lapangan,”sebutnya.

Selain Murad, trend kenaikan elektabilitas juga diperoleh Bupati Maluku Barat Daya Barnabas Orno. Dalam survey LSI ini Orno berada di posisi ketiga dengan tingkat elektabilitas 8,8 persen.

Selanjutnya Abdullah Vanath meski telah memilih berpasanagn dengan Herman Koedoeboen namun elektabilitasnya mencapai 8,4 persen atau turun dari hasil survey sebelumnya yakni 10,7 persen. Sedangkan Herman yang sebelumnya mencapai 7,1 persen kini turun menjadi 5,4 persen. Adapun Abdullah Tuasikal memiliki tingkat elektabilitas 6,8 persen dan Richard Louhenapessy 6,5 persen sedangkan sejumlah figure lainnya dibawa 2 persen.

“Jadi memang kesimpulannya kekuatan calon petahana ini masih sangat rapuh,”ujarnya.

Dia menambahkan dari hasil temuan tersebut ada kecenerungan jika calon petahana amsih sangat mungkin untuk dikalahkan,”Sangat mungkin petahana di kalahkan, apalagi jika para penantang bisa mengelola resistensi masyarakat terhadap petahana,”paparnya (SMN)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top