NASIONAL

Tahun Ini Dua SPBU Satu Harga Kembali Beroperasi di Maluku

Kegiatan Media Gatering PT Pertamina MOR VIII di Hotel Atria, Malang Jawa Timur

MALANG,SERAMBIMALUKU.com- Upaya pemerintah melalui PT Pertamina untuk mewujudkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di seluruh pelosok indonesia terus dilakukan dengan menambah pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) satu harga di berbagai pelosok daerah tertinggal.

Tercatat sejak Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan BBM satu harga, hingga tahun 2018 ini sudah ada 20 SPBU satu harga yang beroperasi di sejumlah pelosok di indonesia.

Khusus untuk di wilayah Maluku, sejauh ini sudah ada satu SPBU yang menjual BBM satu harga yakni di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.
SPBU mini tersebut sudah beroperasi sejak tahun 2017 lalu.

Senior Supervisor Communication dan Relation MOR VIII PT. Pertamina Fahrougi A. Sumampouw mengatakan di tahun 2018 ini Pertamina akan kembali membangun SPBU satu harga di wilayah terpencil di Maluku.

“Rencananya tahun ini dua SPBU juga akan dioperasikan di wilayah Maluku yakni di Air Buaya, Kabupaten Buru dan di Kepulauan Aru untuk mendukung program BBM satu harga di wilayah itu,”terang Fahrougi kepada wartawan, Sabtu (27/1/2018).

Menurut Fahrougi, untuk SPBU di Air Buaya pasokan BBM di wilayah itu akan disuplai dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Namlea, Buru. Sedangkan untuk SPBU Kompak Aru Utara, akan disuplai dari TBBM Dobo, Kepulauan Aru.

Dia memastikan setelah diresmikan nanti warga yang ada di dua wilayah tersebut bisa menikmati harga BBM yang sama dengan yang ada di Pulau Jawa.

memastikan tahun ini juga SPBU BBM satu harga di dua lokasi tersebut diresmikan, sehingga warga pada dua wilayah itu dapat menikmati harga BBM sama dengan daerah lainnya yang memiliki SPBU.

“Tahun ini sudah diresmikan, dengan begitu di Maluku sudah ada tiga SPBU yang mendukung program BBM satu harga,”katanya.

Program BBM satu harga kata dia merupakan program pemerintah dan pertamina untuk menghilangkan adanya disfaritas harga BBM yang sangat menyolok yang sebelumnya terjadi di indonesia khususnya antara wilayah bagian barat dan timur indonesia.

“Terutama di kawasan Indonesia bagian timur yang masuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T, “paparnya.

“Harapannya dengan program BBM satu harga ini perputaran ekonomi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan dan terlur makin meningkat dan pembangunan makin maju lagi,” kata dia.

Senada dengan Farougi, External Comonitation Manager PT Pertamina Persero MOR VIII, Arya Dwi Paramita mengaku pembangunan dua SPBU di wilayah 3T di Maluku ini merupakan komitmen Pertamina untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh BBM dengan harga yang sama di daerah lain.

“Kalau nanti dioperasikan tahun ini maka masyarakat akan semakin
mudah mendaparkan BBM dengan harga murah,”katanya.

Dia pun meminta masyarakat dapat memantau pengoperasian SPBU satu harga di Maluku agar dapat berjalan dengan baik. Dia juga meminta warga dapat melaporkan ke pihak Pertamina jika petugas SPBU sengaja mengambil untung dengan tidak mentaati ketentuan yang berlaku.

“Kami juga minta bantuan mastarakat untuk mengawasi, kalau ada petugas SPBU yang bermain bisa dilaporkan ke Pertamina, “pintanya. (SMU)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top