POLITIK

Tidak Dapat Jatah Air Minum di Deklarasi SANTUN, Warga Memilih Pulang

Beberapa warga menutup kepalanya dengan baju karena cuaca yang sangat panas saat acara deklarasi pasangan Santun di lapangan Merdeka Ambon, Rabu (10/1/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sejumlah warga yang mengikuti acara deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Said Assagaf- Anderias Rentanubun (SANTUN) di lapangan Merdeka Ambon, Rabu (10/1/2018) memilih pulang sebelum acara deklarasi berakhir.

Warga terpaksa memilih pulang lantaran mereka tidak kebagian air minum, padahal panitia deklarasi telah menyediakan air minum di acara tersebut. Selain karena tidak kebagian air minum, warga memilih pulang juga karena cuaca yang sangat panas.

“Dong seng kasih katong aer minum, dong bagi par yang laeng saja, mendingan pulang daripada tada panas disini,”kata Salim salah seorang warga Kebun Cengkeh.

Menurut dia ada beberapa relawan yang membawakan air untuk dibagikan ke warga yang berada di Lapangan Merdeka, sayangnya air minum yang dibawa itu tidak tahu dibagikan kemana dan untuk siapa.

“Tadi memang ada yang pikol aqua deng karton tapi seng tahu dong bage akang diamna,”ujarnya.
Warga lainnya juga memilih pulang karena kondisi cuaca yang sangat panasa saat acara deklarasi itu
berlangsung,”Talalu panas apalagi beta datang deng anak-anak jadi katong pulang jua,”kata Usman.

Cuaca saat acara deklarasi santun berlangsung memang sangat panas. Banyak warga yang tidak membawa payung terpaksa menutup kepala mereka dengan baju. Sejumlah warga lagi memilih berteduh dibawa pepohonan di sekitar lapangan Merdeka dan Tribun lapangan tersebut.

Meski dihadiri ribuan warga namun acara deklarasi pasanagan SANTUN tidak membuat lapangan Merdeka penuh. Banyak warga yang lebih memilih meninggalkan lapangan merdeka dan berteduh di tempat yang sejuk, mereka bahkan tidak peduli dengan orasi yang disampaikan sejumlah tokoh diatas panggung deklarasi.

“Nanti pemilihan saja baru pilih sapakah sapa, samua pung visi misi sama saja, ada panas ni,”kata Maria. (SMH)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top