AMBOINA

Tolak Peraturan Menteri, Ratusan Buruh Pelabuhan Ambon Gelar Aksi Mogok

aksi mogok ratusan buruh pelabuhan Ambon, Senin (4/12/2017)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Ratusan tenaga bongkar muat di pelabuhan Yos Sudaro Ambon menggelar mogok kerja di pelabuhan tersebut, Senin (4/11/2017).

Aksi mogok kerja ini dilakukan untuk memprotes Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan nomor 152 tahun 2016 serta rencana penandatangan surat keputusan bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Laut, Pembinaan Pengawasan Ketenaga kerjaan dan Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM yang dinilai merugikan para buruh.

Aksi yang dilakukan para buruh ini menyebabkan aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut lumpuh total selama beberapa jam. Namun setelah itu para buruh kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Para buruh melakukan aksinya sambil dijaga ketat puluhan aparat kepolisian.

Dalam peraturan yang baru itu aktivitas bongkar muat di pelabuhan bisa dilakukan oleh perusahan lain diluar koperasi yang menghimpun para buruh yang tergabung dalam tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Dalam aksi itu para buruh menuntut agar peraturan menteri nomor 152 dapat dicabut.

“Katong (Kami) minta peraturan ini tidak diberlakukan karena hanya akan merugikan kami para buruh,”kata La Hasan salah seorang buruh.

Para buruh mengancam jika peraturan tersebut dipaksakan untuk diberlakukan maka mereka akan menghentikan seluruh aktivitas bongkar muat di pelabuhan Ambon,”Pokoknya kami tolak aturan itu, kalau mau paksakan ya kita stop beraktivitas,”kata per buruh.

Aksi mogok para buruh di pelabuhan Ambon ini merupakan aksi mogok nasional yang dilakukan secara serempak oleh para buruh pelabuhan yang ada di Indonesia. Aksi para buruh di Kota Ambon berjalan aman dan damai. (SMG)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top