Uncategorized

Wali Kota Beberkan Alasan ke Belanda, Ternyata Mau Belajar Sistem Pengelolaan Air Bersih

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy membeberkan alasan rencana pemerintah kota Ambon melakukan kunjungan kerja ke Belanda. Kunjungan kerja tersebut sempat menuai pro dan kontra lantaran sejumlah anggota DPRD akan ikut dalam kunjugan tersebut.

Menurut Richard kunjungannya bersama rombongan ke negara kincir angin itu untuk mempelajari sistem pengelolaan air bersih di negara tersebut.

“Kita ke Belanda yah untuk apa kita mau lihat itu masalah pengelolaan cara penanganan air bersih mereka,”kata Wali Kota Ambon kepada wartawan seusai mengikuti ibadah peryaan Natal Pemkot Ambon di Gereja Maranatha Ambon, Kamis (14/12/2017).

Menurut dia, pengelolaan air bersih yang dilakukan negara Belanda sebelumnya sudah dipresentasekaan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Menurut dia sistem pengelolaan air bersih di Balanda juga telah diterapkan beberapa kota di Indonesia seperti di Makassar dan Balikpapan.

“Itu sangat-sangat ideal maka ini perlu dilihat langsung, nah itu beberapa daerah sudah pakai di Makasar, Balikpapan itu sudah menerapkannya, kita tahu Belanda itu ahli sekali untuk masalah air,”ujar dia.

Dia menjelaskan air bersih menjadi masalah paling krusial yang di hadapi warga di Kota Ambon saat ini, dan diperkirakan dalam jangka 5-10 tahun kedepan jika tidak segera ditangani maka masalah tersebut akan menjadi persoalan serius di kota Ambon.

“Saya pernah bersama Gubernur ke Belanda wah ini ternyata ada peluang kenapa ngga makanya saya juga mengajak sejumlah angota dewan dan ketua DPRD,”kata dia.

Dia mengaku sejauh ini sistem pengelolaan air bersih yang ada di Belanda merupakan yang terbaik, karena itu pemerintah kota Ambon berkepentingan untuk mempelajari cara mengelola air bersih dari negara tersebut untuk kepentingan masyarakat Ambon.

Rencananya kunjungan kerja tersebut akan dilakukan pada Sabtu (16/12/2017). Beberapa pihak sebelumnya menilai kunjungan tersebut hanya untuk menghamburkan uang daerah. Tercatat dari sembilan fraksi di DPRD Kota Ambon hanya dua fraksi yakni fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Demokrat yang menentang kunjungan tersebut.

Alasan kedua fraksi ini melakukan penolakan terkait rencana kunjungan tersebut, salah satunya karena kunjungan itu melibatkan banyak anggota DPRD sehingga dinilai hanya akan menghamburkan uang daerah.

Alasan lainnya, tujuan dari kunjungan itu sendiri tidak diketahui oleh kedua fraksi tersebut. Namun Wali Kota Ambon. Selain ditentang anggota DPRD, rencana kunjungan ke Belanda itu juga ikut ditentang sejumlah aktivis pemuda di Ambon. (SMN)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top