AMBOINA

Warga Hunuth dan Waiheru Terlibat Tawuran, Tiga Orang Terluka

ilustrasi

 

 

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Dua kelompok warga di Kota Ambon, terlibat aksi tawuran, di jalan Laksdya Leo Wattimena, atau tepatnya di depan kantor Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon.

Insiden yang terjadi pada Minggu (26/3/2017) sekira pukul 23.30 wit malam tersebut menyebabkan tiga warga menderita luka-luka karena dihajar massa dan terkena lemparan batu. Ketiga warga yang menderita luka-luka itu yakni, Yames Elakemaina, Lutfi Jawana dan Irwan Jawana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi Maluku.com tawuran tersebut dipicu dari aksi pemukulan yang dilakukan sorang warga Hunuth terhadap seorang warga Waiheru, Eko Milanto saat sedang duduk di dekat pasar Cokro. Kuat dugaan pelaku pemukulan saat itu sedang dipengaruhi minuman keras.

“Aksi pemukulan itu menyebabkan korban menderita luka di bagian kepalanya. Pelakunya diduga sedang mabuk,”kata sumber Serambi Maluku.com, Senin (27/3/2017).

Buntut dari aski pemukulan, itu warga Waiheru langsung bergegas menuju desa Hunuth untuk mencari pelaku pemukulan. Saat itulah terjadi cekcok mulut yang berujung pada aksi tawuran.

“Jadi saat itu Raja Hunuth yang dihubungi warganya datang untuk menyelesaikan masalah, dia llau menuju TKP namun teat di kerumunan massa dia lalu dihajar,”ungkap sumber itu.

Untuk mengantisipasi agar tawuran tidak melebar, puluhan anggota TNI BKO dari kesatuan 734 dan personil Polsek Baguala langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengahalau massa.  Sementara itu tiga korban yang menderita uka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit (SMN)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top