by

2.340 Personel TNI Polri Siap Amankan Idul Fitri di Maluku

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sebanyak 2.340 personel gabungan TNI dan Polri siap untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah di Maluku agar dapat berjalan aman dan lancar.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan ribuan personel gabungan tersebut akan disiagakan di sejumlah titik khususnya di pelabuhan penyeberangan, terminal hingga pusat perbelanjaan dan lokasi vital lainnya.

“Untuk personel yang terlibat dalam pengamanan Idul Fitri ada 2.340 dari Polda Maluku dibantu TNI,”kata Royke kepada waratwan seusai acara gelar pasukan pengamanan Idul Fitri 1440 Hijriah di Lapangan Upacara Polda Maluku di kawasan Tantui Ambon, Selasa (28/5/2019).

Dia menjelaskan, mengingat wilayah Maluku yang secara geografis terdiri dari pulau-pulau maka fokus pengamanan lebaran akan dilakukan di pelabuhan-pelabuhan yang ada di Maluku.

“Pos pelayanan ada 80 titik. Kita ini karena 93 persen wilayah perairan maka focus pengamanan kita di pelabuhan,”ujanrya.

Royke menambahkan aparat TNI Polri di Maluku akan memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang akan merayakan Idul Fitri mulai saat mudik lebaran hinggga arus balik. Dia juga memastikan kesiapan pengamanan Idul Fitri di Maluku akan dilakukan dengan baik agar warga dapat merayakan hari kemenangan dengan suasana suka cita.

“Personel akan menjalankan tugas secara maksimal, termasuk juga untuk meminimalisasi angka kecelakaan saat arus mudik,”ujarnya.

Sebelumnya dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah yang berlangsung di Lapangan upacara Polda Maluku, Gubernur Maluku, Murad Ismail yang bertindak selaku inspektur upacara menekankan adanya gangguan aksi teror baik kepada masyarakat maupun kepada aparat kepolisian dan juga markas kepolisian.

“Saat ini gangguan terhadap stabilitas keantibmas berupa aksi serangan terror baik kepada masyarakat maupun terhadap anggota Polri dan makras Polri sering terjadi,”kata Murad saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Menurut dia hal lain yang perlu diantisipasi oleh aparat juga seperti tindakan kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal dan aksi premanisme di masyarakat. (SMK).

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI