AMBOINA

Ajak Mahasiswa Lawan Hoaks, AJI Ambon dan Google Gelar Half Day Basics Workshop

Foto dok AJI Ambon

AMBON,SERAMBIMALUKU.com- Alansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon bekerja sama dengan Internews dan Google News Initiative akan menggelar Half Day Basics Workshop di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Jumat (11/5/2018) besok.

Kegiatan yang mengangkat tema “Hoax Busting and Digital Hygiene” ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik atas pentingnya verifikasi dan fact-checking kepada semua informasi yang diperoleh di Internet serta berbagi praktik terbaik dalam pengamanan diri di dunia digital dan verifikasi informasi.

Ketua AJI Ambon Abdul Karim Angkotasan menjelaskan, Half Day Basics Workshop yang berlangsung selama sehari di IAIN Ambon berbeda dengan kegiatan yang pernah bejalan dan dilakukan elemen masyarakat lainnya, bahkan mereka yang akan mengisi acara adalah pemateri-pemateri yang sudah mengantongi sertifikat langsung dari pihak Google.

“Halfday basic workshop kali ini diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll. Para peserta akan diberi pengetahuan untuk bagaimana mendeteksi berita palsu, hoax, atau misinformasi, serta bagaimana pengamanan diri di dunia digital yang sehat dan aman,” ujar Angkotasan dalam rilisnya yang diterima Serambi Maluku, Kamis (10/5/2018).

Peringati Hari HAM Internasional, AJI Ambon Gelar Diskusi Sehari

Anggota AJI Ambon Sabet Peserta Terbaik di BJW 2017 di Makassar

Keuntungan lainnya dari Half Day Basics Workshop kata Angkotasa yakni para peserta diajak untuk ikut mengumpulkan data fake news maupun hoax untuk dilaporkan ke website Mafindo (https://www.turnbackhoax.id/lapor-hoax/).

Menurut Angkotasan, tak sedikit warga yang sering terjatuh dalam informasi yang salah. Tingkat kepercayaan warga pada keberadaan media arus utama yang turut menjembatani informasi pun semakin dirasakan menurun. Di lain sisi, hal tersebut tidak diimbangi dengan keberadaan media alternatif yang akurat dan kredibel.

Dia memaparkan jenis berita palsu atau hoaks juga kerap muncul dalam bentuk berita, dengan format editorial, advertorial, atau yang lainnya.

Kabar bohong dengan menampilkan informasi yang salah serta gambar yang menyesatkan itu dikemas dengan baik untuk memutarbalikkan kebenaran.

Parahnya lagi, di era banjir informasi saat ini banyak pengguna media sosial di Indonesia kerap melakukan kejahatan di dunia maya dengan cara yang beragam, salah satunya adalah pembajakan akun pribadi dan pencurian data digital.

“Dengan berdasarkan latar belakang ini, kami Aliansi Jurnalis Idependen bekerjasama dengan Internews dan Google News Initiative kemudian mengadakan serangkaian halfday basic workshop yang diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll. Kota Ambon salah kota dari beberapa kota yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan kali ini,” ujarnya.

Organising Comitte Tajudin Buono menambahkan, target peserta adalah 50 orang yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, blogger, akademisi, pegiat NGO, dan jurnalis.

“Kami juga mengundang unsur pemerintah dan juga perwakilan swasta, serta TNI-Polri,” singkat Tajudin Buaono. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top