by

Amankan Pleno Rekapitulasi KPU, 345 Anggota TNI Polri Disiagakan

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Pengamanan ekstra ketat diberlakukan jajaran Polda Maluku bersama TNI untuk mengamankan jalannya proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Maluku di Kantor KPU Maluku, Minggu (9/7/2017).

Untuk mengamankan proses rekapitulasi agar berjalan aman dan tertib, sebanyak 345 personel gabungan TNI Polri ikut dikerahkan untuk mengamankan lokasi kantor KPU Maluku.

Jumlah personel kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan pleno rekapitulasi penghitungan suara itu terdiri dari perseonel gabungan Brimob Polda Maluku, Sabhara dan juga dari Polres. Selain pengamanan terbuka pengamanan tertutup juga ikut dilakukan.

“Untuk mengamankan jalannya proses rekapitulasi penghitungan sauara agar berjalan aman dan lancar, sebanyak 345 personel gabungan TNI Polri ikut disiagakan,”kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, kepada Serambi Maluku.com.

Dia menjelaskan, pengamanan maksimum itu dilakukan untuk menjamin seluruh proses rekapitulasi penghitungan suara dapat berlangsung tertib.

“Kita ingin agar semuanya berjalan aman dan lancar dan tugas kita memebrikan rasa aman kepada semua pihak,”ujarnya.

Pantauan di Kantor KPU Maluku, setiap tamu undangan yang hendak masuk ke Kantor KPU diperiksa secara ketat. Bahkan polisi ikut menggunakan metal detector untuk memeriksa setiap tamu yang hendak masuk ke kantor tersebut.

Dalam proses rekapitulasi penghutingan suara itu, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno (Baileo) memperoleh 328.982 suara, pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (Santun) memperoleh 251.036 dan pasnagan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath (Hebat) memperoleh 225.626 suara. (SMG)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI