by

Ambon Tanpa Jaringan Telepon dan Internet yang Terbatas

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Insiden kebakaran menghanguskan dua ruang kantor Telkom yang berlokasi di Jalan Pattimura Ambon, Selasa (5/2/2019) pagi sekira pukul 10.20 WIT.

Kebakaran itu membuat peralatan vital milik Telkom yang berada di dua gedung tersebut hangus terbakar. Akibatnya jaringan telepon dan internet di Maluku dan Kota Ambon terputus.

Untuk memadamkan kobaran api, belasan mobil pemadam kebakaran milik pemerintah kota Ambon langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas kemudian berusaha memadamkan kobaran api untuk mencegah agar seluruh bangunan kantor itu tidak terbakar.

Saat kebakaran terjadi, sejumlah petugas Telkom tampak berusaha menyelamatkan barang-barang penting dari dalam kantor tersebut. Sementara polisi yang berada di lokasi kejadian langsung mengamankan kantor tersebut.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran tersebut. Sejumlah teknisi PT Telkom hingga kini masih terus memperbaiki kerusakan sejumlah peralatan yang ada di Kantor tersebut.

Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru yang memantau langsung kebakaran tersebut di lokasi kejadian mengaku belum mendapatkan penjelasan dari pihak Telkom terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Sampai sekarang belum tahu apa penyebabnya, tadi kita bicara tapi belum ada yang mau menjelaskan yang ejlas bangunan yang terbakar itu menurut mereka itu nadinya,”kata Latuheru kepada wartawan, Selasa (5/2/2019).

Dia mengakui akibat kebakaran tersebut jaringan internet yang menggunakan kartu Telkomsel tidak dapat difungsikan,”Iya tidak bisa berfungsi, tadi saya juga bicara dengan mereka soal gangguan telekomunikasi karena yang terbakar itu merupakan nadi ,”ujarnya.

Layanan Online Lumpuh

Terbakarnya Kantor kantor tersebut tidak hanya berdampak pada jaringan internet dan telepon, akan tetapi ikut berdampak pada berbagai aspek pelayanan yang menggunakan sistem online kepada masyarakat.

Seperti pemesanan tiket Pelni dan tiket pesawat secara online ikut terganggu. Termasuk juga pelayanan jasa transportasi online seperti Gojek dan Grab.

“Tidak bisa pesan, masih eror, tadi juga saya coba pesan grab tidak bisa,”kata salah seorang warga di Ambon, Abdullah salah seorang warga.

Tak hanya itu sejumlah Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di Kota Ambon juga tidak bisa difungsikan oleh warga lantaran sistem jaringan internet tidak terhubung dari ATM ke Bank. Namun saat ini sejumlah mesin ATM sudah bisa kembali difungsikan.

“Dari pagi tadi tidak bisa tarik uang di ATM, semua tidak berfungsi, tadi sekitar jam 4 sore baru berfungsi lagi,”ujar Wati salah seornag warga.

Meski begitu masih ada sejumlah ATM yang belum berfungsi hingga saat ini, seperti ATM yang berada di kawasan Universitas Pattimura Ambon, semuanya belum berfungsi.

”Masih rusak pak belum bisa berfungsi,”kata salah seornag Satpam yang berjaga tak jauh dari ATM tersebut.

Kebakaran kantor Telkom Indonesia itu membuat warga yang menggunakan jasa Telkomsel hingga malam ini belum bisa mengakases internet maupun berkomunikasi lewat telepon seluler.

Saat ini akses internet melalui layanan indehome sudah bisa dilakukan, sayangnya kondisi itu belum bisa dilakukan bagi warga  yang mengakses internet secara langsung melalui paket data.

Untuk diketahui, mayoritas warga di Maluku dan Kota Ambon umumnya merupakan pelanggan Telkomsel.

Investigasi

Terkait insiden kebakaran itu, Vice President Coorporate Comunication PT Telkom (Persero) tbk, Arif Prabowo, melalui rilisnya yang diterima Kompas.com, Selasa malam mengaku penyebab kebakaran tersebut masih dalam proses investigasi.

“Akibat peristiwa tersebut, layanan telekomunikasi TelkomGroup baik suara maupu data termasuk layanan mobile milik Telkmsel dari dan menuju Ambon dan sekitarnya terganggu,”terang Arif.

Dia mengaku saat ini layanan Tekom di wilayah itu sudah berangsur pulih kembali seiring dihidupkannya kembali catuan dan perangkat telekomunikasi yang sebelumnya terganggu akibat dampak dari kebakaran tersebut.

“Telkom telah memberangkatkan tim teknis gabungan baik dari Jakarta, Surabaya maupun Makasar ke Ambon,”ujarnya.(SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI