KRIMINAL

Anggota Kodam Pattimura Donor Darah untuk Korban Penikaman di Waai

Kegiatan donor darah Kodam XVI Pattimura/Foto Dok Kodam XVI Pattimura
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho mengungkapkan sangkur yang menancap di kepala korban, Dekris Bakarbessy kini telah berhasil diangkat tim medis Di rumah sakit dr Haulussy Ambon.

Dekris yang terluka parah karena ditikam oleh oknum angota Satgas Yonif Riader 515, Pratu ML pada Selasa dini hari (1/5/2018) sempat dirawat di RSUD Tulehu dan juga rumah skait dr Latumeten, namun karena terluka parah, korban akhirnya dibawa ke RSUD dr Haulussy Ambon.

“Saat ini sudah korban Dekris Bakarbessy sudah selesai dioperasi, kondisi kritis sudah lewat,”kata Sihaloho kepada wartawan, Selasa (1/5/2018).

Dia menjelaskan, saat dirawat di rumah sakit dr Haulussy Ambon, sejumlah anggota TNI dari Kodam XVI Pattimura juga ikut mendonorkan enam kantong darah untuk keperluan pengobatan korban.

“Telah dilaksanakan transfusi darah oleh anggota  Kodam sebanyak 6 kantong, dan sudah terpakai 2 kantong sisanya 4 kantong stanby,”ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini Propam XVI Pattimura juga tengah menyelidiki kasus tersebut untuk diproses secara hukum. Pomdam kata dia telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

“Kasusnya sementara dalam tahap penyidikan, sementara untuk pelaku akan ditindaklanjuti setelah kondisinya membaik,”katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pratu ML terpaksa mengeluarkan sangkur dan menikam salah seorang warga Waai setelah dia nyaris dihakimi oleh sejumlah warga yang saat itu mengejarnya dengan batu.

Dalam insiden itu, Pratu ML sendiri ikut dikeroyok warga hingga pingsan dan tak sadarkan diri. Prajurit TNI itu dikeroyok setelah dia menikam Dekris dengan sangkur yang dibawanya. (SML)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top