POLITIK

Assagaff Tegaskan Tiga Bupati Tetap Solid ke SANTUN

Calon gubernur petahana, Said Assagaff
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Calon gubernur petahana, Said Assagaff ikut angkat bicara soal adanya wacana yang menyebut sejumlah kepala daerah yang mendukung dirinya dan Anderias Rentanubun (SANTUN) di Pilkada Maluku telah mbalelo.

Tiga Kepala Daerah yang disebut-sebut telah meningalkan pasangan SANTUN di Pilkada Maluku yakni Bupati Maluku Tengah, Bupati MTB, dan Bupati Buru. Namun kabar itu dibanta secara tegas oleh Said Assagaff.

Menurut Said, wacana yang berhembus itu hanyalah kabar bohong atau hoaks yang sengaja dikembangkan lawan politik.

“Terkait dengan dugaan para Bupati  berpaling dari SANTUN, saya sudah cek semuanya, dan semua itu hanya Hoaks, semua itu tidak benar. Itu hanya permainan politik dalam mengganggu basis SANTUN saja,” jelas Assagaff kepada waratwan, Kamis (7/6/2018).

Dia menegaskan sejumlah kepala daerah yang sejak dari awal mendukung pasnagan SANTUN akan tetap solid, dan itu akan dibuktikan pada saat pemilihan Gubernur Maluku pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

“Pokoknya kita lihat saja, dan saya yakin mereka masih setia dengan saya. Kalau tidak percaya, maka tunggu hasil dalam Pilkada 27 Juni, dan disitu semua bisa lihat apakah mereka berhianat atau tidak,” kata Said.

Dia mengaku menjelang hari pemungutan suara, lawan politik terus menebar fitnah dan kebohongan di masyarakat. Atas situasi itu dia berpesan kepada para kader Golkar dans eluruh pendukung pasangan SANTUN agar jangan sampai terpancing.

“Sisa beberapa pekan kedepan ini kita sudah akan masuk dalam momen pemilihan Gubernur Maluku. dan percaya atau tidak akan banyak sekali fitnah yang berkembang demi menjatuhkan saya, maka dari itu saya harap semua tetap tenang dan tertib dalam barisan,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk mengalahkan calon petahana tidaklah semuda membalikan telapak tangan. Karena itu dia tidak meras kaget kalau sejumlah cara harus ditempuh termasuk menyebar fitnah dan kebohongan.

“Mereka pikir gampang mengalahkan Incumbent. Incumbent ini Gubernur calon yang sudah memeiliki program untuk pembangunan kedepan. Bukan calon gubernur yang baru memikirkan apa dan bagaimana program kedepan,” tegasnya. (SME)

 

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top