MALUKU

Awasi Pungli, Ombudsman Ikut Pantau UN

Ilustrasi ujian nasional

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMU dan SMK di Maluku
Ikut dipantau Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku.

Pemantauan itu dilakukan untuk mengawasi adanya pelanggaran dan praktek pungutan liar yang dapat terjadi saat pelaksanaan UN.

Asisten Pratama Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku, Jacoba Noya menjelaskan, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 37 tahun 2008 pasal 7 tentang Ombudsman RI dijelaskan salah satu fungsi Ombudsman adalah mengawasi pelanggaran.

“Dengan fungsi itu maka kami ikut melakukan pengawasan di sekolah yang menggelar UN untuk menghindaria danya praktek pungli,”kata Noya kepada wartawan Kamis (5/4/2018)

Dia menjelaskan selama berlangsungnya ujian nasional, pihaknya melakukan pengawasan di empat kabupaten kota di Maluku yakni di Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kota Ambon.

“Pengawasan dilakukan di empat sekolah disetiap kabupaten kota. Itu untuk memastikan bahwa Sekolah yang menggelar UN berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,”ujar dia.

Dia menyebutkan, dari hasil pemantauan Ombudsman RI Perwakilan Maluku pada tangal 2-5 April 2018 ditemukan adanya temuan di beberapa sekolah yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan ujian nasional tahun pelajaran 2017-2018.

Meski begitu dia tidak menjelaskan lebih detail pelanggaran tersebut. Dia hanya menyebut pelanggaran yang ditemukan itu langsung dilaporkan ke Kepala Sekolah dan panitia penyelenggara UN.

“Agar diperbaiki dan tidak terulang kembali. Kami berharap ujian nasional yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan POS UN 2018,”kata dia.(SMK).

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top