BASTORI

Baraba Orang Pung Ana Parampuang, Laki-Laki Tar Hambak Ini Dapa Loko Dalam Rumah

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kasus kajahatang baraba orang pung ana parampuang terjadi di Negri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (2/3/2018).

Tukang baraba ini dia pung inisial MTA (23). Dia masuk baraba di dia pung tetangga sandiri yang masih duduk di bangku skola SMA par sekitar pukul 1.20 WIT, amper siang. Tapi dia pung soe, akang anak kalabor ni dapa tangkap dar parampuang pung bapa di dalam rumah.

Paur Subbah Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda , Ipda Agus Matatula bilang kajadiang itu tabongkar saat korban, FKS yang sedang tidor sono takajo par tengah malam karena dia rasa ada yang sontoh dia pung badang.

“Saat korban terbangun, dia terkejut pelaku sudah berada diatas tubuhnya,”kata Matatula.

Waktu itu korban langsung marontak, dia langsung badiri kas manyala lampu kamar, sehingga korban bisa kanal pelaku pung dalam muka,”Setelah itu korban lalu hendak berlari keluar dari kamarnya, tapi pelaku menghalanginya,”sebut Matatula.

Pelaku yang seng kehabisan akal lalu kastunju lembar kartas ka korban kalu dia su lia korban pung area terlarang, dalam lembaran kartas itu juga pelaku ancam korban seng boleh bataria.

“Jadi tulisan itu merupakan ancaman agar korban tidak berteriak. Pelaku juga memberikan isyarat dengan tangan yang berarti pelaku akan membunuh korban jika berteriak,” jelasnya.

Biar dapa ancam, korban paksa keluar dari dalam kamar. Saat itu korban basambunyi di dalam kamar mandi. Kajadiang itu akhirnya biking korban pung bapa kaget bangon dan langsung tangkap pelaku di ruang tengah dalam rumah.

“Saat itu ayah korban mendengar keributan. Ia menemukan pelaku di ruangan tengah rumah. Korban keluar dari dalam kamar mandi dan memberitahukan ayahnya. Saat itu juga korban diamankan dan di bawa ke polisi,” jelasnya.

Tagal ana pung karja kalaobor tu skarang dia harus tidor di bui. Penyidik sandiri ancam dia deng Pasal 285 junto Pasal 53 KUHP deng ancaman hukuman maksimal 12 taong penjara.

“Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerumuskan kedalam rumah tahanan Polres Ambon,” tandasnya. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top