KRIMINAL

Bawa Kabur Anak Gadis Orang, AT Diadukan ke Polisi

Ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Seorang remaja berinisial AT harus berurusan dengan polisi setelah membawa kabur anak gadis orang yang masih dibawa umur selama sepekan ke kampung halamannya di Desa Sameth, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Selama membawa kabur korban ke kampung halamannya, AT tiga kali meniduri korban yang masih duduk di bangku SMA ini.

Paur Subbag Humas Polrea Pulau Ambon, Ipda Agus Matatula mengatakan kejadian itu bermula saat koeban meminta izin dari orang tuanya untuk mengerjakan tugas kelompok di rumah teman.

Alih alih ingin mengerjakan tugas sekolah, korban lalu diajak temannya, Alfian Tutuarima ke Desa Sameth, Kecamatan Haruku Kabupaten Malteng selama seminggu sejak tanggal 28 Maret.

“Dalam pelarian itu, korban diajak berhubungan badan sebanyak tiga kali di rumah salah satu keluarga pelaku,”kata Matatula kepada waratwan, Kamis (5/4/2018).

Menurut Matatula kejadian ini baru terungkap saat saudara korban, Margaret Tipawael yang berkunjung ke rumah korban di Desa Hatu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menanyakan keberadaan korban.

“Saat itu orang tua korban mengatakan bahwa korban sedang mengerjakan tugas di rumah temannya di kawasan Nania. Tapi sampai pukul 00.00 WIT korban belum juga pulang,”ungkap Matatula.

Seminggu kemudian, pada 4 April sekitar pukul 06.00 WIT, Margareth ditelpon orang tua korban yang mengabarkan bahwa Bunga telah berada di rumah sejak malam hari.

“Kepada Margareth korban mengaku telah melakukan hubungan badan dengan pelaku selama di Desa Sameth sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Mendengar hal itu, Margareth kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Atas tindakan yang dilakukan, pelaku dijerat pasal 81 ayat (1) junto pasal 76D Undang-undang No.35 2014 junto 63 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top