POLITIK

Bawaslu Maluku Proses Keterlibatan ASN di Pilkada Maluku

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Abdullah Elly

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Keterlibatan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada Maluku mulai diproses Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku.

Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Elly mengatakan laporan adanya dugaan keterlibatan ASN dalam politik yang saat ini sementara diproses oleh Bawaslu adalah kasus yang terjadi di Kabupaten Buru dan Buru Selatan.

“Untuk kasus netralitas ASN di beberpaa tempat seperti di Buru dan Buru Selatan itu smenetara diproses dan ada juga yang sudah diputuskan,”kata Abdullah Elly seusai menerima kunjungan Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Revianto di ruang kerjanya, Senin sore (16/4/2018).

Selain kasus dugaan keterlibatan ASN di Pilkada Maluku, Bawaslu kata Abdullah juga telah memutus dua kasus pelanggaran pilkada di daerah tersebut,”Untuk dugaan tindak pidana pemilu itu ada dua dan itu sudah diputuskan,”ujarnya tanpa menjelaskan secara rinci kedua kasus tersebut.

Saat disinggung soal keterlibatan Sekretaris Daerah Maluku dan sejumlah kepala dinas yang ngopi bareng calon gubernur Maluku di sebuah rumah kopi di Kota Ambon beberapa waktu lalu, Abdullah menyampaikan bahwa kasus itu sementara diproses.

“Iya untuk kasus itu sementara di proses. Ada satu tim pengacara atau tim hukum sementara lagi melaporkan ke bawaslu dan bawaslu telah menyampaikan apa saja yang harus dipenuhi oleh teman-teman , sudah kita sudah sampaikan tinggal mereka lengkapi saja,”ungkapnya.

Dia menjelaskan soal kasus kopi bareng calon gubernur Maluku itu pihaknya siap memproses kapan saja asalkan kasus tersebut memenuhi standar persyaratan materil dan formil sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Standarnya harus terpenuhi ada syarat materil syarat formil yang harus dipenuhi kalau dua syarat itu tidak dipenuhi ya sama saja berarti dia bisa dihentikan karena tidak terpenuhi. Saya pikir itu standarnya kalau sudah terpenuhi pasti akan diproses,”paparnya (SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top