KRIMINAL

Bermula Dari Lakalantas, Polisi di SBB Tangkap Pemilik dan Pengelola Mercuri

Barang bukti mercuri yang diamankan oleh Polres Seram Bagian Barat di Dusun Talaga

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Tim Buser Polres Seram Bagian Barat (SBB) menangkap seorang pemuda bernama Gunaji atas kepemilikan dua botol mercuri di Dusn Talaga, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Senin (12/3/2018).

Penangkapan terhadap warga Waisarissa, Kecmaatan Kairatu Barat ini dilakukan setelah pelaku terlibat dalam kecelakaan tunggal di wilayah tersebut sehari sebelumnya. Saat itu Gunaji yang mengendarai sepeda motor menabrak seekor sapi, setelah kejadian itu dia langsung kabur.

“Setelah kejadian itu, pengendara sepeda motor melarikan diri dan meninggalkan barang-barang miliknya. Polisi yang datang di lokasi kejadian lalu menemukan dua buah botol berisi merkuri,”kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada waratwan, Selasa (14/3/2018).

Dari penemuan itu, polisi kemudian memburu pelaku dan menangkapnya di Dusun Talaga. Menurut Ohoirat, penangkapan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres SBB, AKP Adikusuma,“Pelaku ditangkap sekira pukul 10.00 WIT di Dusun Talaga setelah polisi mendapatkan informasi dari warga setempat,”katanya.

Dari penangkapan itu, polisi kemudian mengamankan satu buah botol oli warna putih berisi air raksa seberat 7,05 kg, satu buah botol pulpy berisi air raksa seberat 4,5 kg, dua buah batu sinabar dengan berat masing-masing 170,7 gr dan 128 gr, satu butuir emas seberat 0,66 gr, satu buah dulang, satu buah timbangan digital merk electronic kitchen scale warna putih, satu buah timbangan digital merk haulik dan satu buah betel.

“Polisi juga mengamankan satu botol berisi batu spirit emas dan satu unit sepeda motor honda blade nopol DE 4980 AR,”kata Ohoirat.

Dia menjelaskan, dari hasil pengembangan yang dilakukan, pelaku mengaku kalau dia mendapatkan merkuri tersebut dari seorang warga Dusun Talaga bernama Mahtin Rumbia. Atas informasi itulah, polisi kemudian menangkap Rumbia di kediamannya.

Menurut Ohoirat, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Marthin Rumbia selama ini melakukan pengolahan batu sinabar di kebun miliknya di daerah Gunung Tinggi. Polisi lalu bergerak ke kebun milik pelaku bersama Kepala Pemuda Dusun Telaga dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.

Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan itu berupa, sepuluh buah dandang kecil, satu buah dandang besar, kapur api seberat 1,3 kg, karbit seberat 1 kg, paku ukuran 5 cm seberat 6 gr, tiga buah karung ampas pengolahan seberat 50,1 kg, empat buah jerigen ukuran 5 liter yang sudah dipotong tengah, dua buah pipa besi, satu buah timbangan duduk ukuran 20 kg merk Five Goats, dan dua buah masker.

“Dari hasil pemeriksaan, keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka,”ujarnya. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top