by

BKSDA Lepas 4 Ekor Penyu Sisik di Perairan Pulau Ohoiwa Langgur

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Empat ekor penyu sisik dilepas ke habitatnya di perairan Pulau Ohoiwa, Langgur, Maluku Tenggara, Senin (21/1/2019).

Pelepasan empat ekor satwa yang dilindungi itu dilakukan oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Tual, Maluku bersama petugas karantina dan dinas periknan serta anggota Word Wide Fund for Nature (WWF) Tual.

Empat ekor penyu sisik yang dilepas ke habitatnya itu diserahkan oleh seorang warga Langgur bernama Videles Savsavubun setelah pihaknya berkoordinasi dengan pemilik penyu tersebut.

“Awalnya kami mendapatkan informasi bahwa ada masyarakat yang memiliki dan menguasai penyu, saya langsung perintahkan petugas di Tual untuk melakukan investigasi dan pendekatan dan akhirnya mereka (pemilik) sadar,”ungkap Kepala BKSDA Maluku, Mukhlis Amin Ahmadi, Senin (21/1/2019).

Dia menyebut, setelah berkoordinasi dan memberikan pemahaman kepada warga pemilik penyu, keempat satwa laut tersebut kemudian dilepaskan ke habitatnya. Menurut Mukhlis semua jenis penyu merupakan satwa yang dilindungi sehingga harus dikembalikan ke habitatnya.

“Pemilik penyu itu bersedia menyerahkan dan akhirnya kita lepas. Karena memang semua jenis penyu itu dilindungi,”ujarnya.

Dia mengungkapkan keempat penyu tersebut telah dipelihara sejak setahun yang lalu. Adapun keempat penyu yang dilepas itu rata-rata berukuran 43 cm dan lebar 38 cm,”Sudah dipelihara sejak setahun yang lalu,”ujarnya.

Mukhlis mengimbau kepada warga agar tidak menguasai dan memelihara serta tidak mengkonsumsi setiap satwa liar yang dilindungi, sebab hal itu telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Semuanya diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosostemnya. (SMK)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI