AMBOINA

Buka Puasa Bersama Wartawan Salam Sarane ‘Rasa Orang Basudara’

Suasana kebersamaan saat acara buka puasa bersama wartawan yang tergabung dalam Kalesang Futsal di lantai 4 Neo Cafe Ambon, Kamis (7/6/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Lagu-lagu rohani islam mengalun dengan nada yang indah di sebuah ruang terbuka tempat nongkrong anak muda di lantai empat Neo Kafe di Jalan Samratulangi Ambon saat matahari mulai tenggelam di ufuk timur.

Dari sudut beranda tempat nongkrong di kafe itu, wartawan Harian Kompas, Frans Pati Herin yang mengenakan kopiah di kepala tampak mondar mandir penuh gelisa. Sesekali dia menekan tomboh hanphone untuk menghubungi rekan-rekannya yang lain.

Kegelisahan Frans saat itu semakin menjadi-jadi karena hingga pukul 17.30 WIT dia masih ditemani beberapa orang saja. Padahal satu jam lagi waktu berbuka puasa akan segera tiba. Frans dan sejumlah rekan-rekannya sesama profesi yang tergabung dalam wartawan Kalesang Futsal mengagendakan pertemuan di tempat itu dalam rangka berbuka puasa bersama.

Frans yang terus gelisah bahkan harus memantau rekan-rekannya yang lain dari lantai empat gedung tersebut. Namun kegelisahannya itu mulai menghilang tatakala beberapa orang rekannya terus berdatangan ke tempat itu, hingga mereka dapat berkumpul bersama.

“Ayo silahkan duduk, ini katong (kita) masih tunggu teman-teman yang lain,”kata Frans setengah senyum Kamis sore (7/6/2018).

Segera setelah sebagian besar wartawan mulai hadir di tempat itu, suasana canda dan tawa pun mulai menghiasi obrolan diantara sesama mereka. Ada sekitar dua puluh waratwan yang hadir dan berkumpul saat itu. Mereka saling bersalaman lalu membahas beberapa topik masalah dengan santai.

“Ayo kita foto dulu, panggil pelayan minta bantu foto kita dulu,”kata Levi Kariuw pemilik Harian Spektrum yang juga hadir saat itu  disambut dengan senyum oleh para waratwan lain.

Saat waktu berbuka telah tiba, para waratwan ini kemudian mencicipi aneka kue dan es buah yang dibawa pelayan kafe. Faisal Lestaluhu dari Waratwan Ambon Ekspres bahkan memimpin doa berbuka puasa sebelum puluhan wartawan ini mencicipi hidangan yang ada.

Saat memasuki waktu magrib tiba waratwan muslim kemudian sholat berjamaah yang diimami oleh, wartawan senior Ambon Ekspres, Yani Kubangun. Setelah itu mereka kembali berkumpul penuh keceriaan.

Buka Puasa Basudara

Buka puasa bersama puluhan waratwan berbagai media cetak dan elektronik di Ambon ini memang bukanlah buka puasa biasa. Ada nilai yang melekat kuat dalam kegiatan buka puasa yang digelar itu.

Nilai yang melekat itu tak lain adalah rasa persaudaraan dan kebersamaan yang sangat kuat. Puluhan wartawan ini tidak hanya berasal dari media yang berbeda, namun juga agama yang berbeda. Namun dalam perbedaan itu mereka menciptakan harmoni yang indah.

Frans sendiri adalah seorang penganut Katolik, lalu  ada Levy Kariuw wartawan senior sekaligus pemilik Harian Spektrum dan Noel Souhaly yang bekerja sebagai waratwan Kompas TV keduanya penganut Kriten Protestan. Merekalah yang menginisiasi buka puasa bersama itu.

“Ini bukan buka puasa sembarangan, ini buka puasa orang basudara,”kata wartawan Kabar Timur, Husein Toisutta.

Buka puasa yang kental dengan nuansa persaudaraan itu pun berlanjut hingga makan malam bersama. Selepas mencicipi aneka kue dan es buah, para waratwan ini kemudian menyantap makanan yang telah dipesan sebelumnya.

“Alhamdulillah bisa berbuka bersama, makanannya enak,”kata Ilias setelah menyantap makanan yang dihidangkan kepadanya.

Kalesang Futsal

Dari sejumlah topik yang dibahas, Kalesang Futsal menjadi topik utama perbincangan para waratwan saat itu.

Kalesang Futsal sendiri selama ini menjadi wadah bagi puluhan wartawan di Ambon yang hobi olahraga futsal. Kalesang Futsal sudah terbentuk sekitar 8 tahun yang lalu, dan para wartawan yang tergabung dalam wadah itu selalu berolahraga bersama di akhir pekan.

Namun beberapa bulan terakhir, aktivitas rutin itu tidak lagi dilakukan, padahal para wartawan yang tergabung dalam Kalesang Futsal ini semuanya maniak futsal dan sepak bola. Karenanya pertemuan itu tidak hanya dimanfaatkan untuk sekedar melepas kangen namun juga untuk menghidupkan kembali rutinitas olahraga akhir pekan yang selama ini dijalankan.

Dalam diskusi kecil itu, para waratwan ini kemudian bersepakat setelah Pilkada Maluku nanti, mereka akan kembali menjalani rutinitas akhir pekan untuk berolahraga seperti biasa.

“Oke tempatnya tetap di lapangan Futsal Tantui, tapi nanti setelah Pilkada baru kita kembali beraktivitas,”kata Levi.

Untuk memuluskan rencana, itu Faisal Lestaluhu langsung didaulat untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lapangan Futsal.

Tidak hanya membahas persiapan futsal di akhir pekan, puluhan wartawan ini juga berencana untuk menggagas turnamen futsal antar instansi pemerintah dan TNI Polri. Mereka pun membentuk panitia dan Faisal kembali didaulat sebagai ketua panitianya.

“Oke semua sepakat Faisal Ketua Panitia, nanti teknisnya kita akan bicarakan lagi,”kata para waratwan. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top