by

Bupati Malteng Bersikeras Suku Mausu Ane Harus Direlokasi, Ternyata Ini Alasannya

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk merelokasi ratusan warga suku Mausu Ane yang menderita musibah kelaparan di pedalaman Pulau Seram ke tempat yang lebih aman menuai kontroversi di masyarakat.

Sejumlah pihak menilai langkah pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk merelokasi warga suku Mausu Ane adalah kebijakan yang tidak tepat karena hanya akan menjauhkan mereka dari alam dan hutan yang selama ini menjadi sumber kehidupan.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua menegaskan relokasi terhadap 170 jiwa warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram perlu dilakukan demi menjamin kehidupan dan hak dasar mereka yang lebih layak.

“Relokasi perlu dilakukan agar warga Mausu Ane ini bisa hidup dengan lebih layak. Bangsa Indonesia sudah merdeka dan harusnya mereka juga dapat menikmati kemerdekaan itu,”kata Abua, Jumat (27/7/2018).

Abua menjelaskan, relokasi penting untuk dilakukan agar pemerintah dapat membangun fasilitas dasar seperti sekolah, puskesmas, perumahan dan sarana air bersih untuk dinikmati oleh warga suku Mausu Ane.

“Saat ini mereka tidak bisa menikmati semua itu karena pola hidup mereka itu nomaden, dan masih tertutup dengan dunia luar,”ujarnya.

Abua mengatakan, jika relokasi berhasil dilakukan maka pemerintah daerah tentu akan tetap menjaga tradisi dan adat istiadat warga suku Mausu Ane, seperti yang telah dilakukan pada suku-suku lainnya yang ada di Maluku Tengah.

Menurutnya moderenisasi merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari, namun akar budaya dan tradisi masyarakat adat harus tetap dilindungi dan dilestarikan.

“Saya kira poinnya disitu. Dulu kita di Maluku ini semua masyarakat nomaden yang tinggal di pegunungan lalu moyang-moyang kita turun ke pesisir dan bersentuhan dengan moderenisasi, tapi kan budaya dan adat istiadat tetap kita pertahankan,”ungkapnya.

Menyinggung soal adanya kekhawatiran sejumlah pihak jika relokasi dilakukan akan berdampak buruk bagi masyarakat suku Mausu Ane, Abua menepis angapan tersebut. Menurut Abua saat ini yang paling penting warga suku Mausu Ane dapat diselamatkan dan dijamin hak-haknya.

“Saya piker yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita menyelamatkan mereka. Karena itu relokasi sangatlah penting, dan tentu kita juga membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat dalam hal ini kementrian sosial,”ungkapnya.

Penegasan Abua ini sekaligus menanggapi kekhawatiran berbagai pihak yang berpandangan bahwa langkah relokasi adalah cara yang salah dan hanya akan merugikan warga suku Mausu Ane. (SMK)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI