by

Cabuli Anak Tiri Saat Tidur Bareng Istri, Wahab Divonis 8 Tahun Bui

AMBON,SERAMBIMALUKU.com- Wahab Afriadi La Obo alias Adi (30), terdakwa kasus pencabulan anak tirinya sendiri divonis hukuan penjara selama 8 tahun dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 80 juta subside 6 bulan kurungan oleh hakim pengadilan Negeri Ambon, Rabu (3/7/2019).

Warga Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah ini divonis penjara dan diwajibkan membayar denda karena ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya yang masih berumur 13 tahun.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dan membayar denda sebesar Rp 80 juta subside 6 bulan kurungan penjara,”ucap Ketua Majelis Hakim Amaye M. Yambeyapdi saat membacakan amar putusannya.

Dalam sidang tersebut terdakwa dinilai bersalah melanggar Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Chaterina Lesbata maupun Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Alfred V. Tutupary sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Usai siding tersebut Ketua Majelis Hakim Amaye M. Yambeyapdi kemudian memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada kedua pihak untuk segara menyatakan sikapnya, apakah menerima putusan atau banding.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih tinggi satu tahun dari tuntutan JPU, yang sebelumnya meminta majelis hakim agar menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama tujuh tahun.

Wahab mencabuli anak tirinya dalam kamar rumahnya  di Hurnala, Desa Tulehu pada September 2018  lalu saat korban sedang tertidur pulas. Pencabulan terjadi saat terdakwa dan istrinya bersama korban sedang tidur bersama.

Kasus itu kemudian dilapokrkan ke polisi dan akhirnya terdakwa langsung diproses hukum hingga akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim. (SMK)

 

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI