POLITIK

Copot Ayu Hasanussi, OSO Utus Talaohu Siapkan Musdalub

Ketua DPD Partai Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussi
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Konflik internal di tubuh Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) berbuntut panjang hingga ke Maluku. Imbasnya, Ketua DPD Partai Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussi ikut dipecat dari jabatannya.

Ayu dipecat oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO lantaran Anggota DPRD Maluku ini lebih memilih bergabung bersama kubu Sekjen Hanura, Sarifuddin Sudding dan ikut menggerakan sejumlah DPC Hanura Maluku untuk ikut dalam Munaslub di Kantor DPP Hanura, Jakarta Timur .

Sebagai gantinya, OSO kemudian menunjuk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bina Wilayah Maluku-Maluku Utara Partai Hanura Wahab Talaohu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Maluku. Tak hanya itu, Talaohu juga diberikan mandate untuk segera mempersiapkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk menyusun kepengurusan baru.

“Tugas pokok saya selaku Plt Hanura Maluku adalah menyiapkan Musdalub sesuai perintah DPP,” kata Talaohu di Hotel Manhatan, Kuningan, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Fajar.co.id, Minggu (21/1/2018).

Menurut Talaohu selain menyiapkan Musdalub untuk menggantikan Ayu Hasanusi yang dinilai sebagai pembelot, dia juga diintruksikan untuk berkomunikasi dengan seluruh jajaran DPC yang ada di Maluku khususnya bagi DPC yang telah mengikuti Munaslub atas ajakan Ayu.

“Jadi saya juga ditugaskan untuk membangun komunikasi dengan DPC yang membangkan agar kembali ke rumah besar Hanura di bawah kepemimpinan Pak OSO. Tapi, jika masih tetap membangkan, maka akan dilakukan pemecatam dan pergantian,” ucap Talaohu.

Talaohu mengaku, keputusan DPC yang menyebrang ke kubu Sudding karena tidak mengetahui informasi yang jelas.
“Kasihan, mereka tidak bersalah, caman tidak mengetahui informasi yang benar,” ungkapnya.

Saat disinggung soal Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Anggota DPRD dari Partai Hanura yang membelot, Talaohu mengaku akan menindak lanjuti berdasarkan perintah dari DPP. ” Saya belum bisa menjawab hal itu. Tapi kalau diperintahkan oleh DPP, maka saya akan menyiapkan nama-nama pengganti,” jelasnya.

Meski mengancam akan memecat kader partai yang diangap membangkang namun Talaohu mengatakan, pihaknya akan membuka pintu selebar-lebarnya kepada kader yang membangkang itu agar kembali ke kepengurusan yang sah.

”Saya selaku Plt memberikan kesempatan kepada DPC yang masih di sana (Kubu Ambhara) untuk kembali ke jalan benar. Kita jamin posisi mereka tidak diganggu atau di Plt-kan. Intinya, saya ditugaskan untuk membuat Musdalub secepatnya,” tutup Talaohu.

Konflik internal Partai Hanura terjadi setelah sejumlah pengurus DPP Hanura dibawa kendlai Sekjen Sarifuddin Sudding bersama beberapa pengurus DPD Hanura menggelar mosi tidak percaya yang berbuntut pada aksi pemcetan OSO sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura.

Bagi kubu Sudding, OSO telah menyalahgunakan kewenangannya dengan meminta mahar politik dari sejumlah calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2018.

Namun tudingan itu dibantah, pasca Munaslub, kubu OSO kemudian menyusun kekuatannya dan kembali memecat Sudding bersama loyalisnya termasuk sejumlah Ketua DPD yang ikut dengannya, salah satunya Ketua DPD Partai Hanura Maluku, Ayu Hasanussi. (Aiy/Fajar/SMN)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top