POLITIK

Dipecat Dari Ketua DPD Hanura Maluku, Begini Reaksi Ayu Hasanussi

Ketua DPD Partai Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussi
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Ketua DPD Partai Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussi akhirnya angkat bicara soal pemecatan dirinya oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang alia OSO.

Ayu dipecat berdasarkan surat keputusan bernomor: SKEP/375/DPP-HANURA/2018 yang ditandatangani langsung oleh OSO. Selanjutnya Wakil Sekretaris Jenderal Bina Wilayah Maluku-Maluku Utara Wahab Talaohu ditunjuk OSO sebagai Pelaksana tugas (Plt) DPD Partai Hanura Maluku untuk memersiapkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Maluku.

Menurut Ayu OSO tidak berhak memecat dirinya dari Ketua DPD Partai Hanura Maluku, sebab keputusan pemecatan dirinya itu dilakukan setelah Munaslub diselenggarakan.

“Saya ingin menegaskan bahwa OSO tidak berhak memeceat saya karena sudah terlambat.Karena sebelum dia memecat saya, saya sudah memecatnya terlebih dahulu melalui Munaslub,”tegas Ayu kepada sejumlah waratwan di Kantor DPD Hanura Maluku, Senin (22/1/2018).

Dia mengaku mengetahui adanya SK pemecatan dirinya itu namun dia mengaskan jika proses pemecatan dirinya itu sebagai tindakan inkonstitusional dan illegal.

“Itu semua merupakan proses pemecatan yang illegal. Sesuai dengan AD/ART, saya dianggkat melalui Musda dan harus diberhentikan juga melalui Musdalub,” jelasnya.

Ayu sendiri tidak merasa khawatir dengan pemecatan itu karena menurutnya OSO sudah bukan lagi Ketua Umum DPP Hanura. Dia mengklaim saat ini mmayorotas DPC di Maluku mendukung kepemimpinannya sebagai Ketua DPD Hanura Maluku.

“Saya ini tidak takut sama semua ancaman yang diberikan, siapa yang mau pecat saya. Toh, ada 11 DPC yang berdiri bersama saya, kecuali DPC Maluku Tenggara. Jadi saya masih tetap kokoh dan santai-santai saja menghadapi masalah dualisme ini,” paparnya.

Disinggung mengenai SK Kemenkumham Nomor M.HH-01.AH.11.01 tahun 2018 tentang Restruksi,reposisi dan revitalisasi pengurus DPP partai Hanura, yang telah menetapkan OSO sebagai ketua DPP periode 2015-2020, dia mengaku, pihaknya sementara ini masih menunggu SK balasan terkait pembatalan SK Kemenkumham tersebut.

“Kita akan menunggu SK pembatalan dari Kemenkumham tentang kepengurusan pak OSO itu. Mungkin pekan ini sudah keluar. Jadi saya tegaskan sekali lagi, pak OSO sudah tidak punya hak pecat saya. Memangnya status dia sekarang itu apa, mau seenaknya pecat saya,” paparnya.

Ayu dipecat dari Ketua DPD Hanura lantaran memilih bergabung dengan kubu Sekjen Hanura, Sarifudin Sudding. Ayu juga ikut membawa sembilan pimpinan DPC Hanura di Maluku untuk ikut dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang berlangsung di Kantor DPP Hanura untuk menggulingkan OSO dari posisi Ketua Umum partai tersebut. (SME)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top