KRIMINAL

Dua Kelompok Warga di Air Salobar Terlibat ‘Perang Baru’

Ilustrasi: Tawuran warga di kawasan Kudamati, Kecamatan Sirimau Ambon

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Dua kelompok warga di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Senin (12/3/2018) dinihari terlibat perang batu.

Aksi perang batu yang melibatkan warga Kompleks Phon Mangga dan dan Tempat Putar ini bermula saat rumah salah seornag warga bernama La Bani dihujani batu. Warga yang tidak terima dengan pelemparan itu kemudian memalas melempar dan terjadilah tawuran tersebut.

Tidaka da korban luka dalam kejadian itu, namun rumah seornag warga bernama Muksin Suat mengalami kerusakan dibagian kaca.

Salahs eornag warga Abas Borut (31) menjelaskan, aksi pelemparan pertama kali terjadi saat dia bersama sejumlah rekannya sedang duduk di depan rumah tetangganya, Hasan Latira, saat itu tiba-tiba rumah warga setempat langsung dilempari batu.

“Awalnya tidaka da yang menghiraukan itu, tapi beberapa saat kemudian lemparan kembali terjadi dari arah Tempat Putar, sehingga terjadilah aksi balsan,”katanya.

Untuk mengantisipasi tawuran tersebut meluas, Aparat Polsek Nusaniwe, PRC Polres Ambon dan Satgas BKO RK 732/Banau langsung segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menenangkan kedua kelompok massa, setelah itu aparat langsung membubarkan kerumunan massa.

Dari informasi yang dihimpun, Serambi Maluku.com aksi saling lempar batu antara dua kelompok warga ini sudah telah terjadi sejak awal minggu kemarin. Kedua kelompok warga ini diketahui telah berulang kali terlibat aksi saling lempar batu.

Selain di Air Salobar, aksi tawuran warga juga pecah di Jalan Ir M Putuhena tepatnya di depan Kampus Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon, Minggu dinihari. Tidaka da laporan korban luka dalam insiden itu, polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung membubarkan massa. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top