KRIMINAL

Dua Pencuri Uang 850 Juta Masuk Kelompok Jaringan Palembang

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso didamping Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy saat memberikan ketrangan mengenai kasus pencurian uang tunai milik pengusaha senilai Rp 850 juta di Kantor Polres Ambon, Jumat (19/1/2018)
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso mengungkapkan Ahmad Muliadi dan Jevri Andi dua pelaku pencurian uang tunai senilai Rp 850 juta milik seorang pengusaha di Ambon merupakan kelompok jaringan spesialis pencurian antar provinsi.

“Kedua pelaku ini sudah berulangkali melakukan aksi kejahatannya. Mereka ini teridentifikasi merupakan kelompok spesialis pencuri jaringan Palembang,”kata Hadi kepada sejumlah waratwan di Kantor Polres Pulau Ambon, Jumat (19/1/2018) petang.

Hadi menjelaskan dari keterangan sementara yang didapat oleh penyidik, kedua pelaku telah berada di Kota Ambon sejak tahun 2007 silam. Selama berada di Ambon keduanya menginap di salah satu hotel di kawasan Mardika.

“Mereka ini mencuri di tempat lain nanti datang lagi ke Ambon, tapi mereka sudah terditeksi berada di Ambon sejak tahun 2007 lalu. Ini baru sebulan mereka di Ambon sebelum akhirnya mereka ditangkap hari ini,”kata Hadi.

Dia menjelaskan, dari pemeriksaan sementara, kedua pelaku juga terlibat aksi pencurian uang senilai Rp 100 juta di pusat perbelanjaan Maluku Citi Mall (MCM) di kawasan Tantui Ambon pada bulan Oktober 2017 lalu.

“Mereka ini juga yang mencuri uang Rp 100 juta di MCM pada Oktober lalu,”akunya.

Kedua pelaku ini dibekuk saat akan keluar dari Bandara Internasional Pattimura Ambon menuju Jakarta dengan pesawat Batik Air pada Jumat siang (19/1/2018). Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita uang tunai senilai Rp 84.214.000 dari tangan kedua pelaku.

Dari hasil interogasi yang dilakukan, polisi kemudian memblokir uang tunai senilai Rp 625 juta yang telah ditransfer ke rekening BNI milik pelaku dan menyita uang tunai senilai Rp 112 juta dari bank Mandiri.

Selain itu polisi ikut menyita hanphone para pelaku dan barang bukti lainnya seperti sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Dalam kasus ini polisi ikut menangkap seorang warga Ambon berinisial ON karena ikut terlibat dalam aksi kejahatan tersebut. ON ditangkap karena meminjamkan sepeda motornya untuk kedua pelaku melancarkan aksinya.

Hadi pun mengimbau warga agar lebih waspada saat memarkir kendaraannya di tempat umum. Dia berpesan sebaiknya barang berharga yanga da di dalam mobil dapat dibawa saat keluar dari mobil.

Dia juga meminta bagi warga yang membawa uang dalam jumlah besar dengan menggunakan mobil sebaiknya meminta bantuan pengamanan dari polisi, agar hartanya aman,”Kepada warga agar lebih waspada lagi, dan sebaiknya kalau membawa uang dalam jumlah besar lebih baik meminta bantuan pengamanan dari polisi,”imbaunya. (SMN)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top