MALUKU

Dugaan Pungli di Kantor Kemenag Malteng Diadukan ke Ombudsman

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Ombudsman RI Perwakilan Maluku menerima laporam adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) terkait sertifikasi guru Agama Kristen di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tengah.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku Hasan Slamat mengatakan sesuai laporan, dugaan pungli pencairan sertifikasi guru Agama Kristen di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah itu telah berlangsung sejak tahun 2010.

“Memang benar kami telah menerima laporan terkait dugaan pungli Sertifikasi Guru Agama Kristen pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah,”ujar dia.

Dia menjelaskan, dugaan pungli yang dilakukan itu telah merugikan para guru penerima sertifikasi kurang lebih sebesar Rp 3 miliar. Menurutnya para guru terpaksa mengadukan masalah itu ke Ombudsman karena mereka merasa dirugikan.

“Pada intinya para guru ini merasa dirugikan oleh oknum di Knator Kemenag dalam proses pencairan sertifikasi tersebut. Mereka merasa dipersulit sehingga mereka harus memberikan sejumlah uang agar sertifikasi dapat diproses,”kata dia.

Dia mengaku atas laporan itu, pihaknya akan mendorong agar kasus ini dapat diselesaikan sebagaimana mestinya. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan melakukan investigasi mendalam sehingga dapat mengambil langkah tegas berupa pemanggilan kepada para pihak yang berhubungan dengan persoalan tersebut.

Hasan menegaskan, pihaknya dalam penanganan kasus dugaan pungli tersebut, akan bekerja secara professional dengan tetap menjaga independensi dan netralitas .

“Ombudsman dalam menangani setiap laporan masyarakat akan tetap bersikap netral dan tidak memihak kepada pelapor maupun terlapor,jadi kami akan melakukan tindak lanjut laporan tersebut sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku,”tegas dia.(SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top