KRIMINAL

Grebek Pabrik dan Sita 57 Kg Merkuri, Mari Beri Aplaus untuk Polda Maluku

Aparat Polda Maluku menggelar barang bukti berupa 57 kg merkuri dan sejumlah peralatan pengolahan zat berbahaya tersebut di depan Kantor Polda Maluku, Kamis (19/4/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Tim Subdit I Ditkrimum Polda Maluku menangkap pasangan suami istri KR alias Reza dan ML saat menggrebek sebuah pabrik pengolahan mercuri di hutan Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Dari penggebrekan itu polisi berhasil mengamankan enam wadah pengolahan zat berbahaya tersebut serta sejumlah wadah lainnya. Polisi kemudian melakukan interogasi dan menangkap sebanyak 57 kilogram mercuri di rumah tersangka di kawasan Tulehu, Kecamatan Salahutu.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat saat dihubungi melalui telepon selulernya mengungkapkan, penangkapan terhadap pasangan suami istri dan 57 kilogram mercuri itu dilakukan pada Selasa (17/4/2018) setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di hutan Desa Liang.

“Jadi informasi telah didapat satu minggu lalu sebelum penangkapan, kemudian tim dari Subdit I Ditkrimum Polda Maluku yang dipimpin oleh Kompol Irvan Reza melakukan penyelidkan hingga akhirnya mereka bergerak ke lokasi kejadian dan menangkap Reza dan istrinya,”ungkap Ohoirat, Kamis (19/4/2018).

Ohoirat menjelaskan, setelah ditangkap dan diiterogasi di Hutan Desa Liang, pelaku kemudian dibawa ke rumahnya di Desa Tulehu. Saat itulah polisi berhasil menyita barang bukti mercuri sebanyak 57 kilogram dari dua jerigen.

“Barang bukti 57 kilogram mercuri yang disita polisi di rumah Reza itu disimpan di dua jerigen,”kata Ohoirat.

Menurut Ohoirat 57 kilogram mercuri itu merupakan hasil pengolahan dari 170 kilogram batu cinnabar. Dia mengaku bahwa sebelumnya pelaku juga telah mengolah sebanyak 200 kilogram batu cinnabar dan menghasilkan sebanyak 80 kilogram mercuri di lokasi pengolahan mercuri miliknya itu.

“Jadi sebelumnya pelaku ini sudah memproduksi sebanyak 80 kilogram mercuri dan sudah dijual ke Ambon, itu yang sudah lolos dan saat ini masih kita selidiki,”katanya.

Saat ini kata dia Reza sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditrkimum Polda Maluku,”Kalau si suami sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dia sudah langsung ditahan, sedangkan istrinya masih dalam proses penyelidikan,”ujarnya. (SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top