KRIMINAL

Grebek Pabrik Penyulingan Mercuri di Kairatu, 5 Orang Ditangkap Polisi

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com- Aparat Polres Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, menggrebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai pabrik penyulingan batu cinnabar di Dusun Talaga Ratu, Desa Kairatu, Selasa (23/1/2018).

Dalam penggebrekan itu, polisi menangkap lima orang warga yang sedang melakukan aktivitas penyulingan bahan baku mercuri tersebut. Kelima warga yang ditangkap yakni Sunari (58), Ahmad Ridwan (29), Setiawan (20), AKM (18) dan RH (17).

Dua diantara pelaku yang ditangkap diketahui masih berstatus sebagai pelajar yakni AKM (18) dan RH (17).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Muhamad Roem Ohoirat mengatakan penangkapan terhadap lima warga tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi adanya penyulingan batu cinnabar di dusun tersebut.

“Penggebrekan pabrik penyulingan batu cinnabar itu dipimpin oleh Kasat Sabhara Res SBB AKP J. de Fretes dan Kasat Intelkam Res SBB Iptu M. Wenno,”kata Roem kepada, Selasa (23/1/2018).

Dia menejlaskan dalam penggebrekan itu, polisi ikut mengamankan barang bukti mercuri seberat 24 Kg, sebuah timbangan, mesin penggiling batu cinnabar, blower api, tabung penyulingan dan empat karung cinnabar yang sudah dihaluskan.

Roem membeberkan dari hasil pemeriksaan keterangan yang didapat, sehari sebelumnya para pelaku telah memproduksi 60 kg mercuri dari hasil penyulingan 100 kg batu cinnabar,”Kemarin itu ternyata mereka sudah menghasilkan 60 kg mercuri juga,”katanya.

Dia menjelaskan, bahan baku mercuri ini diperoleh para pelaku dari kasan tambang illegal Gunung Tembaga di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Seram Bagian Barat. Saat ini kata dia, para pelaku yang telah diamankan itu masih dalam proses pemeriksaan.

“Mereka dapat cinnabar ini dari Luhu, saat ini penyidik masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus itu,”katanya (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top