by

Hadapi Lebaran Hingga Kebutuhan THR, BI Maluku Siapkan Rp 1,03 Triluin

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kantor Bank Indonesia Perwakilan Maluku mempersiapkan kebutuhan uang layak edar untuk kebutuhan perbankan dan masyarakat di Maluku sebesar Rp 1,03 triliun.

Persiapan uang layak edar senilai Rp 1,03 trilun oleh Bank Indonesia Perwakilan Maluku ini guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama bulan ramadhan hingga menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 mendatang.

Selain itu langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan libur panjang serta kenaikan gaji dan pembayaran THR bagi para ASN maupun pegawai swasta di Maluku.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dari Kantor Bank Indonesia Perwakilan Maluku, kebutuhan uang (outflow) untuk masyarakat dan perbankan di Kota Ambon periode ramdhan hingga idul fitri 2019 sebesar Rp 844,6 miliar. Angka ini diprediksi mengalami kenaikan sebesar Rp 121, 7 miliar jika dibandingkan dengan outflow di tahun sebelumnya.

Asisten Direktur Kepala Tim Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Teguh Triyono  mengatakan  kebutuhan uang layak edar sebesar Rp 1,03 trilun yang disiapkan itu terdiri dari uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 sebesar Rp 977,6 miliar dan uang pecahan Rp 20.000 sebesar Rp 60.4 miliar.

Dia menjelaskan untuk menghadapi lonjakan transaksi, Kantor Bank Indonesia Perwakilan Maluku telah bekerjasama dengan sebanyak 21 bank di Kota Ambon yang siap melayani penukaran uang.

“Dan sepanjang dibutuhkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku juga beroperasi sesuai jam layanan operasional ditambah dengan kegiatan kas keliling di kota Ambon,”kata Teguh.

Saat ini kata dia pihaknya juga tengah menjajaki kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Maluku (BPDM) untuk melayani penukaran uang layak edar bagi masyarakat di tiga wilayah di Maluku yakni di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Namrole, Buru Selatan dan di Bula dan Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Dia pun meminta agar perbankan yang bekerjasama dengan BI Perwakilan Maluku dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik di kantor maupun melalui ATM.

Guna mengantisipasi peredaran uang palsu menjelang lebaran, Bank Indonesia Perwakilan Maluku juga terus melakukan sosialisasi di masyarakat serta berkoordinasi dengan pihak perbankan dan aparat kepolisian.

Dia mengatakan tahun ini, Kantor Bank Indonesia Perwakilan Maluku terus berupaya untuk memadukan pelayanan tunai dan non tunai dalam rangka mewujudkan less-cass society guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pengusaha agar semakin sering menggunakan alat pembayaran dengan menggunakan kartu.

“Terutama uang elektronik sebagai alternatif melakukan transaksi selain dengan uang kertas dan uang logam,”ujarnya. (SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI