by

Hamili Dua Wanita Sekaligus,  Oknum Polisi di Pulau Buru Terancam Dipecat

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Seorang oknum anggota Polres Pulau Buru, Maluku, Briptu FM  dihadirkan dalam sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEPP) lantaran menghamili dua wanita sekaligus.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Pulau Buru, Kompol Bachri Hehanussa. Sementara bertindak selaku penuntut, yakni Bripka Amri Iskandar Lamani, Brigpol Mario Tomasoa dan  Brigpol Abdullah Wattimury.

Sidang yang berlangsung di ruang Rupatama Polres Pulau Buru, pada Selasa (2/7/2019) itu turut dihadiri kedua wanita yang dihamili Bripka FM yakni WOF dan RRW.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan oknum anggota polisi tersebut menghamili kedua wanita tersebut lalu menelantarkan keduanya hingga kedua wanita itu melahirkan anak-anaknya.

Menurut Roem Briptu FM setelah menelantarkan kedua wanita tersebut, Briptu FM kemudian menikahi kedua wanita tersebut secara agama tanpa ikatan dinas sebagaimana lazimnya.“Jadi setelah menghamili kedua wanita itu, dia (FM) hanya menikahi keduanya secara agama tanpa ikatan dinas. Dia juga sempat menelantarkan mereka,”kata Roem, Rabu (3/6/2019).

Roem menilai perbuatan Briptu FM tentu sangat mencoreng citra institusi kepolisian karena perbuatannya itu sangat tercela dan tidak dibenarkan. Penuntut dalam sidang kode etik juga telah menyampaikan tuntutannya dan berharap agar Briptu FM dihukum sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Dalam sidang tersebut Bripka FM dituntut, melanggara Kode Etik Pasal 25 dan pasal 26 peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2012.

“Kami sangat menyayangkan sekali ada anggota yang berbuat seperti itu. Intinya ancamannya pasti akan diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,”tegasnya.

Briptu MF menjalani sidang tersebut berdasarkan berkas perkara Nomor: BP3KKEPP/01/IV/2019/Sie Propam tertanggal 30 April 2019. Kasus yang menimpa Briptu MF ini sebelumnya dilaporkan ke polisi pada tanggal 25 Januari 2019 lalu dengan nomor registrasi atau  Laporan Polisi Nomor: /LP-B/02/I/2019/Sie Propam.

“Setelah ini, sidang lanjutan dengan eksepsi atau pembelaan dari yang  bersangkutan akan dilakukan,”katanya (SMK).

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI