MALUKU

Indonesia Timur Dapat Bantuan Empat Kapal SAR

Kepala Badan SAR Nasional RI, Marsekal Madya TNI M. Syaugi bersama pejabat daerah di Maluku melakukan salam komando usai peresmian empat kapal negara untuk sejumlah wilayah Indonesia timur di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (13/3/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Empat daerah di wilayah Indonesia Timur mendapatkan bantuan masing-masing satu buah kapal dari Badan SAR Nasional. Keempat kapal tersebut diharapkan dapat membantu penanganan operasi penyelamatan di laut.

Pemberian empat buah kapal tersebut ditandai dengan pengresmian operasionalisasi keempat kapal tersebut oleh Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) RI, Marsekal Madya TNI M. Syaugi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (13/3/2018).

Empat kapal itu yakni, KN SAR Ramawijaya 240 untuk Manowkuari, KN. SAR Kumbakarna 244 untuk Mentawai, KN. SAR Bharata 242 untuk Ambon, KN. SAR Wibisana 243 Biak.

Syaugi mengatakan Empat kapal yang berada di Pelabuhan Yos Sudarso adalah kapal pengadaan pada 2017 dan 2018. BNPP telah menambah dua helikopter dan kapal suplai yang lebih besar untuk lebih lama beroperasi di laut untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

“Pembelian kapal suplai dan dua helikopter itu menggunakan APBN multiyears. Kapal tersebut buatan anak Indonesia,”katanya.

Dia menjelaskan, empat kapal tersebut diberikan untuk mendukung operasi penyelamatan di laut guna melaksanakan tugas dalam pencarian dan pertolongan bila ada kecelakaan yang terjadi di laut Indonesia khususnya di wilayah bagian timur

“Kita sekarang memiliki kapal besar dan kecil kurang-lebih 170, dan personel kita seluruh Indonesia 3.400. Idealnya, dengan luas laut dua pertiga itu, (kami butuh) 7.000 personel,”ujarnya.

Dia menjelaskan, sesuai UU Nomor 29 Tahun 2014, tugas BNPP atau Basarnas adalah mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban jiwa, sehingga dengan personel 3.400 dibagi untuk ke Indonesia belum mencukupi.

“Solusinya di dalam undang-undang itu BNPP boleh menggunakan namanya potensi SAR,” kata Syaugi,”katanya.

Empat buah kapal yang diberikan itu masing – masing memiliki panjang 40 meter dan mempunyai kecepatan sampai dengan 30 knots perjam.

Ia berharap, dengan tamabahan empat kapal tersebut upaya pencarian dan pertolongan dalam operasi SAR k di wilayah laut Indonesia bagian timur yakni Ambon, Manowkuari, Mentawai, dan Biak dapat berjalan dengan maksimal. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top