by

Ingat!!! Jaringan Internet di Ambon Baru Normal 2 Minggu Lagi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Gangguan jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah Maluku dan Kota Ambon masih terus terjadi.

Meski akses internet dan layanan telepon sudah bisa kembali difungsikan, namun kondisi tersebut belum normal sepenuhnya. Jaringan internet masih timbul tenggelam, begitupun layanan telepon yang masih putus-putus.

General Manager PT Telkom Indonesia (Persero) tbk wilayah Maluku, Haris Setiawan mengungkapkan mengakui hingga saat ini pihaknya masih terus memulihkan gangguan jaringan internet dan layanan telepon masih mengalami gangguan di wilayah Maluku.

Menurut Haris kondisi jaringan telepon dan internet di Maluku dan Kota Ambon baru benar-benar normal dalam dua pekan kedepan.

“Untuk normal kembali mungkin belum ya mungkin sampai dua minggu kedepan lah, bisa pulih servicnya dan bisa kembali dinikmati masyarakat seperti sedia kala,”kata Haris kepada wartawan di Ambon, Rabu (6/2/2019).

Dia menjelaskan, saat ini belum semua layanan baik dari Telkom maupun Telkomsel yang bisa dinikmati masyarakat, sebab kapasitas yang digunakan untuk melayani pelanggan masih sangat terbatas. Meski begitu dia mengaku untuk telepkn rumah wifi dan layanan indehome sudah bisa berfungsi kembali.

“Sekarang telepon rumah sudah hidup, wifi nya jalan tapi yang gunakan indehome ya, TV hidup, telepon hidup. Wifi hidup tapi kadang hilang itu karena masih proses, kita sangat darurat, kita berharap dua minggu kedepan ini bisa kita selesaikan secara maksimal,”ungkapnya.

Dia pun meminta kepada warga Maluku dan Kota Ambon khususnya para pelanggan Telkom dan Telkomsel agar dapat bersabar hingga pihaknya menyelesaikan masalah yang terjadi.

“Kami meminta warga tetap tenang dan bersabar ya, kami juga memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini,”ujarnya.

Haris  menyampaikan, saat ini sudaha da tim dari Jakarta maupun Makasar yang tiba di Ambon untuk memperbaiki kondisi gangguan jaringan yang terjadi, sehingga dia berharap warga btetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Tim beranggotakan 20 orang sudah di Ambon dan sedang bekerja saat ini,”katanya.

Dia menambahkan bahwa kebakaran yang terjadi pada Selasa kemarin itu telah menyebabkan layanan Telkom dan Telkomsel seperti layanan data, internet, layanan wifi dan telepon serta sejumlah layanan lainnya tidak bisa difungsikan.

“Untuk layanan Telkomsel bisa dikatakan bahwa semua perangkat di Kantor PT Telkom, Pattimura ini berada dalam polisi line, sebagian terbakar sebagaian masih bisa digunakan tapi kita tidak bisa mengakses,”paparnya.

Minta Bantuan Pusat

Haris mengatakan untuk memulihkan jaringan telepon dan internet di Maluku pihaknya telah berkoordinasi dengan kantor pusat di Jakarta dan secepatnya bantuan yang dibutuhkan akan segera datang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pusat di Jakarta untuk secepatnya dikirimkan material tambahan dan perangkat lainnya yang dibutuhkan, kemungkinan hari ini akan tiba,”kata Haris.

Dia menjelaskan, selain meminta bantuan perangkat tambahan, untuk proses pemulihan gangguan jaringan di Maluku, PT Telkom Indonesia juga telah mengirim puluhan teknisi ke Ambon guna membantu memperbaiki gangguan tersebut.

“Sudah datang ada 20 orang dan sudah bekerja saat ini, tim dari Jakarta dan jua Makassar,”ujarnya.

Dia menyebut, perangkat tambahan yang diminta itu sangat membantu untuk pemulihan gangguan jaringan yang ada di Maluku dan Kota Ambon.

“Tambahan perangkat untuk bisa mengcover seluruh layanan telkomsel, karena cadangan  di Kayu Tiga kapasitasnya sangat terbatas,”ujarnya.

Sejauh ini proses pemulihan jaringan terus dilakukan pihak Telkom wilayah Maluku, sebab meski telepon dan internet sudah bisa diakses kembali namun hal tersebut belum normal karena keterbatasan peralatan dan daya yang dimiliki saat ini.

Karena itu dia meminta agar warga dapat bersabar dan memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk memperbaiki gangguan jaringan yang terjadi agar warga dapat kembali menikmati layanan telekomunikasi dengan normal.

Direlokasi

Menurut Haris evaluasi terhadap insiden kebakaran yang menghanguskan dua Telkom akan dilakukan oleh pihaknya.

“Kedepan tentu kita akan evaluasi salah satunya adalah relokasi gedung ini,”katanya kepada wartawan di Ambon, Rabu (6/2/2019).

Dia mengungkapkan relokasi menjadi salah satu opsi yang akan dilakukan sebab pihaknya tidak dapat memastikan berapa lama tim labfor Mabes Polri akan melakukan penyelidikan di kantor tersebut untuk mengungkap penyebab kebakaran itu.

“Karena kita tidak tahu tim labvor ini akan bekerja apakah satu hari atau 2 bulan sehingga layanan harus tetap hidup,”ujarnya.

Dia menjelaskan kondisi darurat kerap dihadapi Telkom sehingga evaluasi menjadi salah satu hal penting untuk perbaikan kedepan.

“Kita terbiasa menghadapi kondisi sangat ekstrem sehingga waktu kejadian kemarin saat api masih menyala tapi bisa dikendalikan kami langsung membentuk crisis centre disini karena kami tahu di Makassar di pusat juga memiliki hal yang sama walaupun saat itu kita belum bisa berkomunikasi,”ungkapnya.

Dia mencontohkan kondisi darurat pernah di alami Telkom di wilayah Jogja, Aceh dan juga terakhir di Palu saat bencana gempa beberapa waktu yang lalu. Kondisi itu mengharuskan  pihaknya agar lebih waspada dan lebih meningkatkan disiplin lagi.

“Itu yang membuat kita selalu siap dan siaga kapan saja, karena memang kita telah terbiasa dalam kondisi darurat seperti ini,”ujarnya.

Kebakaran dua gedung PT Telkom di Jalan Pattimura yang terjadi pada Selasa kemarin menyebabkan server  milik Telkomsel yang berada di gedung belakang kantor utama hangus terbakar. Kejadian itu membuat jaringan internet dan komunikasi di Ambon dan Maluku pada umumnya lumpu total dan baru hidup kembali pada Selasa sore. (SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI