MALUKU

Jasa Raharja Santuni Sopir Bus Korban Kecelakaan Maut di Malteng

Petugas Samsat Masohi, Hendra Lesnussa saat memproses syarat pemberian santunan di rumah sopir maut yang menjadi korban kecelakaan, Minggu (4/3/2018)

MASOHI,SERAMBIMALUKU.com-PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku memberikan santunan kecelakaan kepada sopir bus yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu pekan lalu.

Pemberian santunan itu dilakukan hanya berselang sehari setelah La Erwin Abdullah, sopir bus nahas tersebut meninggal dunia akibat kecelakaan itu. Selain korban meninggal dunia, kernet bus juga ikut mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Kepala Jasa Raharja Cabang Maluku, Marganti Sitinjak, mengatakan setelah mendapatkan informasi kecelakaan itu, sesuai standar pelayanan di Jasa Raharja, petugas Samsat Masohi langsung bergegas untuk memberikan pelayanan.

“Setelah mengetahui informasi itu, petugas Samsat di Masohi, Hendra Lesnussa langsung memberikan pelayanan meski di hari libur,”kata Marganti, Rabu (6/3/2018).

Dia mengungkapkan petugas Samsat tersebut langsung mendatangi rumah korban kecelakaan maut itu yang berada di Desa Hollo, Kecamatan Amahai. Setelah mendapatkan semua persyaratan yang dibutuhkan, petugas Samsat kemudian mengirimkan dokumen itu kepada Kantor Jasa Raharja Maluku untuks elanjutnya diproses.

“Setelah syarat administrasinya selesai, kemudian Senin Paginya berkas langsung diproses, dan santunan sebesar Rp 50 Juta langsung ditransfer ke rekening ahliwaris korban,”ujarnya.

Ahli waris korban yang menerima santunan itu kata Marganti adalah istri korban yakni Yeni La Mura. Menurut Marganti dalam kunjungan ke rumah duka, petugas Samsat tak lupa mengucapkan rasa berbelasungkawa kepada keluarga korban.

Marganti mengatakan, selain korban meninggal dunia, pihaknya juga memberikan santunan untuk kernet bus yang menjadi korban luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Petugas langsung memberikan surat jaminan kepada Rumah Sakit yang merawat korban.

“Dengan surat jaminan itu korban tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan luka-luka hingga maksimal Rp 20 Juta, karena itu sudah dijamin oleh Jasa Raharja,”akunya.

Menurut Marganti, Jasa Raharja selama ini berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sesuai dengan slogan Jasa Raharja yakni Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati (PRIME).

“Slogan itu selalu kami terapkan dalam melayani setiap korban yang mengalami kecelakaan di wilayah Provinsi Maluku ini. (JR)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top