by

Kapolda Maluku Pimpin Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kapahaha

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Revianto memimpin upacara tabor bunga dalam rangka memperingati Hari Ulamng Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 ditaman makam pahlawan Kapahaha, Ambon, Kamis (5/6/2018).

Upacara tabor bunga dan ziarah ke makampahlwan Kapahaha itu ikut dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Kajati, Kasdam XVI Pattimura, Danlatamal IX Ambon, Wakapolda Maluku Brigjen Pol DR Akhmad Wiyagus beserta sejumlah pejabat utama Polda Maluku serta PJ Ketua dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku dan anggota Polri lainnya.

Dalam upacara tersebut, Kapolda memimpin penghormatan kepada para Arwah Pahlawan Kusuma Bangsa yang dimakamkan di Taman makam tersebut. Selanjutnya dilanjutkan dengan acara tabor bunga oleh Kapolda dan rombongan.

Upacara tabur bunga dan ziara ke taman makam pahlawan Kapahaha itu dilakukan dalam kondisi hujan deras. Meski begitu acara berlangsung lancar dan penuh hikmat.

Selesai upacara tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa walaupun upacara dilakukan dibawah guyuran hujan lebat namun hal itu tidak akan sedikitpun menyurutkan semangat mencintai para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan Negara.

“Karena kita hanya kehujanan dan basah kuyup, ini tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan para Pahlawan Kusuma Bangsa yang berani mengorbankan jiwa raganya demi bangsa dan negara tercinta,”ungkap Kapolda.

Selain di taman makam pahlawan Kapahaha Ambon, upacara tabur bunga juga dilakukan laut sebgaimana dilaksanakan pada tahun tahun sebelumnya yaitu dilaksanakan di Pelabuhan Dit Pol Air. Upacara tabur bunga kali ini dilaksanakan di teluk Ambon tepatnya di laut Kota Ambon.

Kapolda dan rombongan menggunakan kapal patroli Polisi Bisma berlayar selama kurang lebih 1 jam dari pelabuhan Dit Pol Air dan sampai di laut depan kota Ambon kemudian kapal berhenti dan dilakukan upacara Tabur Bunga.

Kapolda mengatakan pacara tabur bunga kali ini sengaja dilakukan di tengah laut kota Ambon, karena laut kota Ambon ini menyimpan sejarah perjuangan para pahlawan Maluku antara lain, Pahlawan Nasional Patimura yang pernah dibuang oleh Belanda di laut Ambon, namun berhasil selamat hingga akhirnya kembali ditangkap dan dihukum gantung.

Selain itu juga pahlawan nasional wanita asal Maluku Cristina Marta Tiahahu yang juga ditangkap belanda dan disiksa hingga wafat dan jasadnya juga dibuang di Laut.

“Semangat perjuangan dan pengorbanan mereka mari kita contoh dan tiru untuk membangun Maluku yang kita cintai bersama,”ajaknya. (SMJ).

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI