AMBOINA

Kasat Reskrim: Senin Pekan Depan Wali Kota Diperiksa, Tidak Perlu Izin Gubernur

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy terkait kasus dugaan penyelewenangan dana perjalanan dinas tahun 2011 senilai Rp 6 miliar.

Sebelumnya sejumlah pejabat pemerintah Kota Ambon telah diperiksa terlebih dahulu terkait kasus ini. Para pejabat yang dimintai keterangannya itu termasuk Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru dan Asisten II Pemkot Ambon, Robby Silooy.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP RE Adikusuma kepada waratwan di ruang kerjanya, Rabu (23/5/2018) mengatakan  pemeriksaan terhadap orang nomor satu di pemerintah kota Ambon ini telah diagendakan akan dilakukan pekan depan.

Adikusuma mengaku pemeriksaan terhadap Richard tidak harus tanpa surat izin dari gubernur Maluku mengingat kasus yang ditangani terkait kasus dugaan korupsi.

“Insya Allah pekan senin (pekan depan) penyidik akan mintai keterangan dari Wali Kota Ambon. Pemeriksaan tidak harus melalui izin gubernur karena kasus ini ada kasus dugaan korupsi,”kata Adikusuma.

BACA JUGA:Wali Kota: Saya Siap untuk Diperiksa

Dia memebeberkan pemeriksaan terhadap Wali Kota tidak perlu menunggu surat izin dari gubernur Maluku, sebab Richard hanya dimintai keterangannya sebagai saksi. Menurutnya surat izin dari gubernur dalam pemeriksaan baru akan diberlakukan jika kasus tersebut sudah masuk pada tahap penyidikan.

“Saat ini kan masih dimintai keterangannya saja, hanya untuk meminta klarifikasi. Kalau izin gubernur itu kecuali kasusnya sudah masuk tahap penyidikan atau sudah tersangka baru ada surat izin,”terangnya.

Dia berharap, Wali Kota Ambon akan bersifat koopratif sehingga penyelidikan kasus tersebut dapat berjalan dengan lancar,”Saya harap beliau bisa datang untuk menjelaskan kasus mengenai dugaan SPPD fiktif itu,”ujarnya.

Sebelumnya Wali Kota Ambon telah memastikan bahwa dia siap untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Richard menegaskan bahwa tidak ada maslaah dalam kasus itu sebab hasil audit BPK tidak ditemukan adanya kerugian Negara.

“Banyak pejabat pemkot Ambon yang telah diperiksa, dan saya sendiri juga telah siap untuk diperiksa,”tegas Richard. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top